Literasi digital merupakan kompetensi kritis di abad ke-21, namun pemahaman mendalam tentang penggunaan teknologi yang aman, kritis, dan bertanggung jawab masih rendah di kalangan siswa sekolah dasar, terutama di daerah terpencil. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas literasi digital siswa SDN Inpres Kala, Kabupaten Bima, melalui pelatihan interaktif yang melibatkan seluruh ekosistem pendidikan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, dimulai dari analisis kebutuhan (need assessment), dilanjutkan dengan pelatihan siswa berbasis experiential dan project-based learning, serta pendampingan bagi guru dan orang tua. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan, sikap, dan keterampilan praktis siswa, khususnya dalam aspek keamanan digital dan identifikasi hoaks. Guru dan orang tua juga mengalami peningkatan kesadaran dan kapasitas sebagai pendamping digital. Disimpulkan bahwa intervensi holistik dan kontekstual efektif dalam menanamkan fondasi literasi digital. Untuk keberlanjutan, diperlukan integrasi materi ke dalam kurikulum sekolah, penguatan peran guru sebagai fasilitator, dan kolaborasi aktif dengan orang tua dalam menciptakan ekosistem digital yang positif dan aman bagi siswa
Copyrights © 2025