Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Prevalensi hipertensi di indonesia yaitu sebesar 30,8 %, untuk di provinsi Sumatera Barat mencapai 24,1%, dan di kota Padang sebanyak 168.130 orang yang menderita hipertensi. Peningkatan tekanan darah yang berkepanjangan dapat merusak pembuluh darah di organ seperti jantung, ginjal, otak, dan mata. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk menurunkan tekanan darah adalah jus semangka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian jus semangka terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di RW 11 Kelurahan Kuranji Wilayah Kerja Puskesmas Belimbing kota Padang. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian pre eksperimen dengan rancangan one group pre-test pos-test. Jumlah sampel 12 orang dengan teknik purposive sampling. Pengolahan data menggunakan uji Paired t-test. Didapatkan hasil rata-rata MAP tekanan darah sebelum dilakukan intervensi jus semangka adalah 113,42 mmHg dan rata-rata MAP tekanan darah sesudah dilakukan intervensi jus semangka adalah 101,33 mmHg. Terdapat perbedaan antara MAP tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan intervensi jus semangka dengan p value =0,000 (p<0,05), berarti terdapat pengaruh pemberian jus semangka terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di RW 11 Kelurahan Kuranji Wilayah Kerja Puskesmas Belimbing Kota Padang. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah ada pengaruh pemberian jus semangka terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di RW 11 Kelurahan Kuranji Wilayah Kerja Puskesmas Belimbing Kota Padang.
Copyrights © 2025