Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Correlation Of Using Contraception With Breast Milk Production In Breastfeeding Mothers In The Andalas Public Health Center In Padang Rini Rahmayanti; Yola Yolanda
Saintika Medika Vol. 15 No. 2 (2019): December 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/sm.Vol15.SMUMM2.9957

Abstract

Indonesia is still categorized as low in 2017, only 35.73% with a target of 50%. West Sumatra Province occupies the fifth position with exclusive breastfeeding coverage of 73.6%. The percentage of babies with exclusive breastfeeding in the city of Padang in 2017 was 74.77% of the target of 80%. Andalas Puskesmas has the lowest exclusive breastfeeding coverage of 59.84%. The purpose of this study was to determine the relationship between hormonal contraceptive use and breast milk production in breastfeeding mothers in the Kubu Village in the Parak Karakah Work Area of the Andalas Padang Health Center in 2019. This type of research was analytic with a cross sectional design. The population of mothers who have babies aged 1-6 months is 268 people with a sample of 73 people. Purposive sampling technique. Analyzed univariately using a frequency distribution table and bivariate using the Chi-Square statistical test. Univariate analysis results showed there were more than half (57.5%) with insufficient milk production. More than half (67.1%) use hormonal birth control. The results of bivariate analysis have a relationship between the use of hormonal contraception with the production of breast milk (X2h> X2t). The conclusion is that there is a relationship between hormonal contraceptive use factors, and milk production. It is expected that health workers can provide counseling to nursing mothers by providing health education about efforts to increase milk production. 
EFFECTIVENESS OF BACK EFFLUERAGE MASSAGE THERAPY USING CLOVE OIL ON UNDER BACK PAIN IN POSTPARTUM MOTHER Rini Rahmayanti; Yola Yolanda
Nurse and Health: Jurnal Keperawatan Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Institute for Research and Community Service of Health Polytechnic of Kerta Cendekia, Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.553 KB) | DOI: 10.36720/nhjk.v8i2.114

Abstract

Background: Low back pain is one of the complaints felt by most or even almost all postpartum mothers since pregnancy. The prevalence of events ranges from 20-90% since pregnancy. About 80% of postpartum mothers experience low back pain after a normal delivery. One type of complementary therapy that can be done to increase the pain threshold is back effluerage massage with clove oil. Cloves contain components of eugenol compounds that have analgesic effects.Objectives: The purpose of this study was to determine the effectiveness of back effluerage massage therapy using clove oil on lower back pain in postpartum mothers.Methods: This study uses a Quasi-Experiment method with the design of One Group Pretest-Posttest. The sample in this study was postpartum mothers with vaginal delivery who experienced lower back pain. Consecutive sampling technique will be used to determine the sample. The number of samples taken in this study were 20 people as a treatment group. The instrument used was an observation sheet to determine the pain scale of the respondent. This research will be carried out within one year. The results of the study will be analyzed by paired T test.Results: The results obtained p value 0.005 (p value <0.05) so that there is an effect of back effluerage massage therapy using clove oil on lower back pain in postpartum mothers.Conclusion: The results of this study are expected to evaluate the effect of back effluerage massage therapy using clove oil on lower back pain in postpartum mothers. Key words: Back Effluerage Massage, Clove Oil, Low Back Pain, Postpartum Mothers.
EDUKASI DUKUNGAN KESEHATAN PSIKOSOSIAL PADA SISWA AKIBAT PEMBELAJARAN DARING DI SAAT PANDEMI COVID-19 Ulfa Suryani; Yola Yolanda; Velga Yazia; Nurleny Nurleny
Jurnal Abdimas Saintika Vol 3, No 2 (2021): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v3i2.1241

Abstract

Belakangan ini diketahui bahwa munculnya suatu penyakit dengan indikasi umum pada penderitanyayaitu kesulitan bernafas, penyakit ini dikenal sebagai COVID-19 yang ditemukan pertamakali padaNovember 2019. Penyakit ini punya karakter sangat cepat penyebarannya, dengan berinteraksi jarakdekat serta bersentuhan dengan penderita, maka sudah bisa mengantarkan seorang terjangkit penyakitini. Sehingga para ahli kesehatan menyarankan untuk melakukan social distancing, physicaldistancing dan stay at home. Terus merebaknya penyakit ini ke berbagai tempat di berbagai Negara,mengantarkan kita harus bisa beradaptasi dengan situasi ini. Hal ini meyebabkan banyak pemerintahdi berbagai negara melakukan tidakan seperti melakukan karantina, isolasi sosial, penutupanperkantoran, penutupan lembaga pendidikan. Terkait dengan kebijakan untuk melakukan aktivitas dirumah. Kemendikbud telah mengeluarkan edaran tentang pelaksanaan pembelajaran daring sebagaiupaya pencegahan penyebaran covid-19. Sistem pembelajaran yang sebelumnya tatap mukamemberikan beberapa dampak terhadap siswa yang menjalani pembelajaran sistem daring pada saatpandemi covid19 ini. Karena daring menyebabkan siswa beradaptasi dengan cara pembelajaran barusehingga dapat mengganggu pada psikologis serta berdampak pada sosial siswa akibat belajar darirumah. Situasi dan dampak dari daring yang dirasakan siswa membutuhkan perhatian dan penangananyang segera sehingga tidak menjadi gangguan jiwa maupun psikososial yang lebih serius. Tujuan darikegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan siswa dalam mengantisipasi dan menjaga kesehatanpsikososial akibat pembelajaran daring di saat pandemi-covid-19.Kata kunci : Covid-19; Daring; Psikososial; Siswa
TERAPI HIPNOTIS LIMA JARI UPAYA MENGELOLA KECEMASAN DI MASA PANDEMI VARIAN OMICRON Yola Yolanda; Ulfa Suryani; Rizka Ausrianti; Velga Yazia; Nur Gusti Adia
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 1 (2022): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i1.1401

Abstract

Faktor penyebab terjadinya kecemasan dimasa pandemi Covid-19 diantaranya, tidak ingin berkontak fisik dengan orang lain, takut akan di vaksin, dan takut kematian, serta selalu menerapkan 5M (Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas (Wahyudi, 2020). Tujuan dari kegiatan ini adalah resolusi (perubahan) permasalahan dengan segera, seseorang melakukan evaluative situation yaitu menilai ancaman virus covid-19 berdasarkan sikap, pengetahuan, kemampuan dan pengalaman masa lalu yang dimiliki. Jika stressor dinilai berbahaya maka reaksi kecemasan akan timbul. Reaksi kecemasan ini ada yang bersifat sesaat (sesaat anxiety) da nada yang bersifat permanen, beradaptasi dengan kondisi pandemi, mengatasi kecemasan di masa pandemi varian omicron dengan terapi hipnotis lima jari. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan penyuluhan adalah ceramah, demonstrasi dan diskusi. Hasil dari penyuluhan ini adalah responden mampu mengatasi kecemasan dengan cara terapi hipnotis lima jari.Kata Kunci : Terapi Hipnotis Lima Jari, Kecemasan, Pandemi Varian Omicron
Pengaruh Leverage dan Perputaran Modal Kerja Terhadap Profitabilitas dengan Perencanaan Pajak Sebagai Pemoderasi Pada Perusahaan Sektor Basic Material yang Terdaftar di BEI Periode 2017-2021 Yola Yolanda
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Finansial Indonesia Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Finansial Indonesia
Publisher : Prodi Akuntansi FE Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jiafi.v7i1.6074

Abstract

This research aims to determine and analyze leverage and capital turnover on Profitability and the relationship between Tax Planning and the ability to moderate the effect of Leverage and Working Capital Turnover on Profitability in Basic Materials sector companies listed on the IDX period 2017-2021. The population in this research are 97 companies. The sampling method in this research used purposive sampling and obtained33 companies as research samples with 165 observations. The data analysis method used in this study is multiple linear regression analysis method which is pooled data using softaware Eview 10. The F test results show that leverage and capital turnover variables have a joint effect on profitability. The results of the partial test show that the Leverage variable has an effect on profitability. Meanwhile, working capital turnover has no effect on Profitability. The results of testing the moderating variable show that the Tax Planning variable is not able to moderate the relationship between Leverage and Working Capital Turnover on Profitability.
GERSANG (GERAKAN SAYANG LANSIA) DI USIA SENJA DIKELURAHAN LUBUK LINTAH Viki Yusri; Febriyanti Febriyanti; Peni Deka Putri; Yola Yolanda; Mira Andika; Mitayani Mitayani; Feri Musharyadi
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2145

Abstract

Pada masa lanjut usia, seseorang akan mengalami perubahan dalam segi fisik, kognitif,maupun dalam kehidupan psikososialnya, Menurut Brown juga pentingnya harapan hidupdan kualitas hidup bagi lanjut usia. Kualitas hidup adalah kesehatan fisik, kesehatanpsikologi, hubungan sosial, dan aspek lingkungan. Kondisi lansia secara umum jikadigambarkan memang kurang menggembirakan, usia tua mengalami kesepian, sosialekonomi yang kurang sejahtera, serta munculnya penyakit-penyakit degeneratif sepertikanker, jantung, reumatik, serta katarak menyebabkan produktivitas menurun sertamempengaruhi kehidupan sosial. Idealnya, lansia akan menikmati masa tua dengan fisikyangs sehat dan kuat, tidak sakit-sakitan, masih dapat beraktifitas sesuai kemampuan,perasaan yang tenang dan bahagia, tidak merasa kesepian. Ketika lansia mengalamihambatan besar dalam menikmati masa tuanya tersebut, maka dia disebut lansia yang tidaksejahtera atau lansia yang terlantar. Permasalahan diantaranya ada lansia yang tidak terawatbahkan ada yang tinggal sebatangkara, dengan hidup pas-pasan dan belum adanya suatuwadah yang menangani para lansia. Berdasarkan hasil survey awal dengan beberapa lansia,didapatkan mereka tidak ada kegiatan, sering sakit-sakitan hingga merasa kesepian, bahkankadang merasa putus asa. Solusi yang diberikan diantaranya mengadakan wadah kelompoklansia sehat dengan beberapa program kegiatan diantaranya: 1). Meciptakan danmembentuk wadah kelompok lansia sehat, 2). Melakukan pemeriksaan kesehatan gratisdiantara nya pemeriksaan gula darah, kadar asam urat, kadar kolesterol serta tekanandarah, 3). Membuatkan program-program kegiatan lansia sehat diantaranya produktifdalam kerajinan dan kelompok tani. Hasil pengabdian didapatkan, terbentuknya kelompoklansia sehat, pemeriksaan kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah,asam urat dan kolesterol dan hasil screening tersebut terjaringnya 10 persen lansiamengalami hipertensi dan diabetes melitus.Key Word : Masalah kesehatan, Lansia, Program Kegiatan
PENGARUH PEMBERIAN JUS SEMANGKA TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI Febriyanti; Mira Andika; Viki Yusri; Yola Yolanda
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/0drs6s48

Abstract

Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Prevalensi hipertensi di indonesia yaitu sebesar 30,8 %, untuk di provinsi Sumatera Barat mencapai 24,1%, dan di kota Padang sebanyak 168.130 orang yang menderita hipertensi. Peningkatan tekanan darah yang berkepanjangan dapat merusak pembuluh darah di organ seperti jantung, ginjal, otak, dan mata. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk menurunkan tekanan darah adalah jus semangka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian jus semangka terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di RW 11 Kelurahan Kuranji Wilayah Kerja Puskesmas Belimbing kota Padang. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian pre eksperimen dengan rancangan one group pre-test pos-test. Jumlah sampel 12 orang dengan teknik purposive sampling. Pengolahan data menggunakan uji Paired t-test. Didapatkan hasil rata-rata MAP tekanan darah sebelum dilakukan intervensi jus semangka adalah 113,42 mmHg dan rata-rata MAP tekanan darah sesudah dilakukan intervensi jus semangka adalah 101,33 mmHg. Terdapat perbedaan antara MAP tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan intervensi jus semangka dengan p value =0,000 (p<0,05), berarti terdapat pengaruh pemberian jus semangka terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di RW 11 Kelurahan Kuranji Wilayah Kerja Puskesmas Belimbing Kota Padang. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah ada pengaruh pemberian jus semangka terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di RW 11 Kelurahan Kuranji Wilayah Kerja Puskesmas Belimbing Kota Padang.
PENGEMBANGAN PROGRAM EDUKASI DAN PENDAMPINGAN PEMANFAATAN HERBAL LOKAL (KAYU MANIS DAN PARE) DALAM POLA MAKAN SEHARI-HARI BAGI PENDERITA DIABETES MELITUS  febriyanti, febriyanti; Yola Yolanda; Dedi Adha; Zulham Efendi; Lola Despitasari; Fitria Alisa; Nurleny
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol 5 No 2 (2025): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/zqk30410

Abstract

Latar belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengelolaan mandiri melalui edukasi, pola makan sehat, dan dukungan berkelanjutan. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pasien DM dalam memanfaatkan herbal lokal, yaitu pare (Momordica charantia) dan kayu manis (Cinnamomum verum), sebagai bagian dari pola makan sehari-hari. Kegiatan melibatkan 33 pasien dan 2 kader kesehatan melalui edukasi, demonstrasi pengolahan herbal, serta pendampingan selama 14 hari. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan, dengan kategori baik meningkat dari 58,2% menjadi 93,3%. Peserta mampu mengolah pare tanpa rasa pahit dan memanfaatkan kayu manis sebagai minuman sehat. Kepatuhan konsumsi tinggi, disertai penurunan kadar gula darah sewaktu. Kesimpulan program ini efektif meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta perilaku makan sehat, sehingga dapat menjadi model intervensi komunitas berbasis kearifan lokal untuk pengelolaan DM.
Program Orientasi Pendidikan Tinggi Untuk Meningkatkan Aspirasi Akademik Siswa SMA Di Kabupaten Bengkalis Nur, M. Irsyad; Isma Mulyani; Rizka Aprisanti; Syahnan Aly Lubis; Yola Yolanda; Febrina Rita Albeta; Vivi Rizkiana Aprilla; Asnika Putri Simanjuntak
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.14608

Abstract

Transisi dari pendidikan menengah ke perguruan tinggi merupakan fase krusial yang sering diwarnai oleh keterbatasan informasi dan rendahnya kesiapan siswa dalam merencanakan keberlanjutan studi. Kurangnya pemahaman mengenai jalur akademik serta dinamika kehidupan kampus berpotensi menimbulkan ketidakpastian dalam pengambilan keputusan pendidikan dan melemahkan aspirasi untuk melanjutkan studi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kesiapan dan orientasi akademik siswa melalui penyediaan informasi yang terstruktur dan kontekstual mengenai keberlanjutan pendidikan.Kegiatan dilaksanakan pada Desember 2025 di tiga sekolah menengah atas di Kabupaten Bengkalis dengan melibatkan sekitar 450 siswa kelas XII. Program dirancang menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui pemaparan interaktif, diskusi terbimbing, serta dialog reflektif yang mencakup jalur seleksi masuk perguruan tinggi, perencanaan studi, adaptasi terhadap lingkungan akademik, dan penguatan kompetensi non-akademik. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipatif dan analisis respons siswa selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap pilihan pendidikan lanjutan serta berkembangnya kesiapan psikologis dalam menghadapi transisi akademik. Tingginya keterlibatan peserta mengindikasikan bahwa akses terhadap informasi yang komprehensif mampu mengurangi ketidakpastian sekaligus mendorong perencanaan pendidikan yang lebih percaya diri. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi edukatif berbasis literasi pendidikan dapat berperan sebagai strategi awal dalam mendukung pengambilan keputusan akademik yang lebih terarah, khususnya pada wilayah dengan keterbatasan akses informasi.