Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Problem Based Learning (PBL) berbasis deep learning terhadap penguatan karakter Profil Pelajar Pancasila pada dimensi Bernalar Kritis dan Mandiri di SDN 01 Dompu. Penelitian menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain Non-Equivalent Control Group Design pada dua kelas V, masing-masing 26 siswa. Kelas eksperimen menerapkan PBL berbasis deep learning, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Data diperoleh melalui pretest–posttest, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelas eksperimen setelah penerapan PBL berbasis deep learning. Rata-rata nilai karakter kritis meningkat dari 62,3 pada pretest menjadi 84,7 pada posttest, sedangkan pada kelas kontrol peningkatannya hanya dari 61,9 menjadi 72,5. Pada karakter mandiri, kelas eksperimen meningkat dari 61,8 menjadi 86,1, sedangkan kelas kontrol hanya dari 62,0 menjadi 71,4. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung 4,82 untuk dimensi kritis dan 5,11 untuk dimensi mandiri, keduanya lebih besar dari t tabel 2,00, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan. Penelitian menyimpulkan bahwa PBL berbasis deep learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kemandirian siswa, sekaligus mendukung penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2025