Buah stroberi (Fragaria ananassa) merupakan buah dari tanaman famili Rosaceae yang mengandung asam elagat dan asam malat yang berpotensi sebagai bahan alami yang mampu mengembalikan kecerahan gigi. Salah satu sediaan yang dapat digunakan untuk tujuan mencerahkan gigi adalah sediaan patch. Patch merupakan salah satu jenis sediaan yang paling digemari, karena memberikan kenyamanan saat digunakan dan dapat dengan cepat dilepas jika terjadi efek samping yang merugikan. Penelitian formulasi sediaaan patch untuk sediaan pencerah gigi mengandung buah stroberi masih terbatas. Sebelumnya telah dilakukan sediaan dengan tujuan serupa dalan bentuk sediaan lain seperti pasta gigi. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk mengembangkan sediaan patch pemutih gigi yang mengandung jus stroberi (Fragaria ananassa). Penelitian dilakukan secara in-vitro menggunakan metode visual konvensional melalui alat Vitapan Classical Shade Guide, dan evaluasi erosivitas melalui analisis morfologi permukaan gigi menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM). Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai peningkatan kecerahan gigi setelah pemakaian patch stroberi, serta membandingkan tingkat erosivitas setelah penggunaan patch stroberi dan hidrogen peroksida. Patch dibuat dalam tiga formula, yaitu F1, F2, dan F3, dengan variasi konsentrasi jus stroberi masing-masing 55%; 60%; dan 65% (b/b). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kecerahan gigi meningkat setelah penggunaan patch F1, F2, dan F3, di mana formula F3 menunjukkan peningkatan kecerahan yang signifikan pada sampel gigi hingga peningkatan 5 tingkat kecerahan gigi, sementara hidrogen peroksida (H2O2) menunjukkan efek erosif yang lebih kuat dibandingkan dengan patch stroberi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah patch stroberi dengan konsentrasi 65% paling efektif dalam memutihkan gigi dan stroberi merupakan alternatif pemutih gigi alami dengan efek erosif yang lebih rendah.
Copyrights © 2025