IKM Tempe XYZ menghadapi kesulitan dalam menjaga efisiensi proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemborosan utama pada proses produksi tempe di IKM Tempe XYZ guna meningkatkan efisiensi operasional. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner terkait adanya tujuh jenis waste. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan metode keputusan Borda untuk menentukan prioritas waste utama, dilanjutkan dengan analisis akar penyebab berbasis fishbonediagram untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab utama dari masalah tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemborosan transportasi akibat pemindahan bahan secara manual menjadi prioritas utama dengan skor tertinggi, yaitu 32. Pemborosan ini terjadi karena aktivitas pemindahan kedelai secara berulang akibat tata letak lokasi yang tidak efisien dan minimnya alat bantu seperti troli. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, disarankan untuk melakukan perancangan ulang tata letak proses produksi berdasarkan alur linier yang efisien serta menyediakan troli stainless untuk mempercepat pemindahan bahan. Usulan perbaikan ini diharapkan dapat mengurangi meningkatkan produktivitas secara keseluruhan.Kata Kunci: Metode Borda, Produksi Tempe, Pemborosan Transportasi.
Copyrights © 2025