Praktik Kerja Industri (Prakerin) penting untuk mencapai Capaian Pembelajaran Lulusan di Sekolah Menengah Kejuruan. Oleh karena itu, siswa harus memahaminya sehingga program dapat terlaksana secara efektif. Akan tetapi, ditemukan bahwa sebagian besar siswa di sebuah Sekolah Menengah Kejuruan di kabupaten Semarang mengalami kesulitan dalam memahami Prakerin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan aplikasi Simorin dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap pelaksanaan Prakerin di Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental design yang melibatkan dua kelompok, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 33 siswa. Kelas eksperimen menggunakan aplikasi Simorin sedangkan kelas kontrol menggunakan aplikasi milik sekolah sebelumnya. Instrumen penelitian terdiri dari tes pemahaman dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman siswa setelah menggunakan aplikasi Simorin dibandingkan dengan metode konvensional, dimana p value < 0,001 yaitu 0,000. Selain itu, perhitungan ukuran efek menggunakan cohen’s d menghasilkan nilai sebesar 1,08 yang mengindikasikan ukuran efek yang besar. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan Simorin tidak hanya terbukti efektif secara statistik, namun juga memberikan dampak yang kuat. Selain itu, respon dari siswa juga menunjukkan hasil sangat positif dengan skor 4,36. Tidak hanya siswa, guru juga menunjukkan respon positif terhadap penggunaan Simorin. Adapun fitur dari aplikasi Simorin yang membantu siswa lebih memahami pelaksanaan Prakerin adalah fitur info alur pelaksanaan Prakerin. Dengan demikian, penerapan aplikasi Simorin terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap pelaksanaan Prakerin di Sekolah Menengah Kejuruan.
Copyrights © 2026