Pelayanan kebidanan komunitas berperan promotif dan preventif di seluruh siklus kehidupan. Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) merupakan upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, namun di RT 04 masih terdapat 40,9% PUS tidak menggunakan KB dan 100% lansia di RT 05 belum terpapar informasi posyandu ILP. Metode: Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Kelurahan Parak Laweh melalui penyuluhan posyandu ILP, pemeriksaan kesehatan gratis, serta pembuatan poster denah lokasi posyandu. Peserta terdiri dari 37 PUS dan 25 lansia. Hasil: Mayoritas penduduk berada pada usia 16–45 tahun (46% di RT 04/06 dan 47,4% di RT 05/06) dan berpendidikan terakhir SMA (46% dan 42,4%). Penyuluhan meningkatkan pemahaman PUS mengenai kontrasepsi, ditunjukkan dengan antusiasme dan kemampuan menjelaskan ulang materi. Lansia yang sebelumnya tidak mengetahui posyandu ILP menjadi 100% teredukasi dan menyatakan kesediaan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan berkala. Kesimpulan: Optimalisasi posyandu ILP terbukti meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kesehatan PUS dan lansia. Intervensi sederhana berupa penyuluhan, pemeriksaan kesehatan, dan media informasi visual dapat memperkuat partisipasi masyarakat dalam layanan kesehatan komunitas.
Copyrights © 2026