Banjir merupakan bencana alam yang kerap terjadi di Desa Sendayan dan menimbulkan dampak sosial maupun lingkungan yang signifikan. Pemuda memiliki potensi strategis sebagai agen perubahan dalam upaya mitigasi bencana, namun belum terlibat secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pemuda mengenai bahaya banjir serta tindakan mitigasi yang dapat dilakukan. Pendekatan peer group digunakan dengan melibatkan pemuda sebagai fasilitator pembelajaran untuk memperkuat partisipasi dan efektivitas edukasi. Tahapan kegiatan meliputi pengumpulan data awal melalui kuesioner dan wawancara, penyusunan program edukasi, pelaksanaan sosialisasi, dan evaluasi yang dilakukan dengan analisis kuantitatif data pengetahuan peserta pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada peserta dari rerata 41 menjadi 81, terutama terkait pemahaman konsep bencana dan risiko banjir, dampak terhadap kesehatan langkah kesiapsiagaan, serta peran pemuda dalam pencegahan dan penanggulangan bencana. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan peer group efektif dalam mendorong keterlibatan aktif pemuda sekaligus meningkatkan kapasitas mereka dalam menghadapi bencana. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan pemuda dalam program mitigasi bencana berbasis komunitas, serta mendorong terbentuknya lingkungan yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026