Kanker payudara masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada perempuan di seluruh dunia, terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah akibat keterlambatan deteksi dini. Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) merupakan strategi preventif yang sederhana dan efektif untuk dikenalkan sejak masa remaja guna membentuk kesadaran kesehatan jangka panjang. Namun, pengetahuan dan sikap remaja terhadap SADARI masih rendah, khususnya pada kelompok rentan seperti remaja yang tinggal di panti asuhan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas edukasi SADARI berbasis video dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri di Panti Asuhan Walidah Aisyiyah, Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif partisipatif dengan desain pretest–posttest yang melibatkan 21 remaja putri usia 12–18 tahun dalam satu sesi selama 120 menit. Intervensi berupa pemutaran video edukasi tentang kanker payudara, tanda dan gejala awal, serta langkah-langkah SADARI yang dilanjutkan dengan diskusi terarah. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan skor pengetahuan dari 45% menjadi 88% dan skor sikap dari 34% menjadi 70%. Edukasi SADARI berbasis video efektif meningkatkan kesadaran dan sikap remaja terhadap deteksi dini kanker payudara di komunitas.
Copyrights © 2026