Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keterampilan teknik dasar passing bola basket (chest pass, bounce pass, overhead pass) pada siswa ekstrakurikuler SMA Negeri 4 Makassar. Metode penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pengukuran keterampilan motorik melalui tes lapangan standar. Sampel terdiri dari 40 siswa ekstrakurikuler bola basket (usia 16-18 tahun) yang aktif berlatih minimal 4 bulan. Instrumen meliputi tes chest pass (akurasi 5 meter), bounce pass (pantulan kontrol 4 meter), dan overhead pass (jarak 7 meter) dengan reliabilitas Cronbach's α=0,89. Data dikumpulkan dalam 3 sesi tes dengan interval 5 hari untuk mengukur konsistensi, dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji reliabilitas ICC, dan korelasi Pearson. Hasil menunjukkan keterampilan chest pass sangat baik (mean=84,2%; SD=7,8), bounce pass baik (mean=78,5%; SD=9,2), overhead pass cukup-baik (mean=72,1%; SD=10,4), dengan rata-rata keseluruhan 78,3% kategori baik. Faktor pengaruh utama adalah frekuensi latihan (r=0,67), koordinasi mata-tangan (r=0,71), dan pengalaman kompetisi (r=0,59). Siswa laki-laki unggul signifikan pada semua teknik (p<0,05). Penelitian menyimpulkan bahwa keterampilan passing siswa ekstrakurikuler SMA N 4 Makassar berada pada level baik, namun overhead pass memerlukan latihan intensif untuk mencapai standar kompetitif. Temuan ini menjadi baseline untuk pengembangan program latihan spesifik passing di tingkat SMA Sulawesi Selatan.
Copyrights © 2025