Pelayanan praktik mandiri perawatan luka menuntut perawat yang kompeten, termotivasi, dan berjiwa wirausaha untuk menjaga mutu layanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan motivasi dan jiwa wirausaha perawat dengan kualitas pelayanan praktik mandiri perawatan luka. Desain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional melibatkan 36 perawat praktik mandiri luka yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Analisis menggunakan uji Chi-square. Hasil menunjukkan hubungan signifikan antara motivasi dan kualitas pelayanan (p = 0,005) serta antara jiwa wirausaha dan kualitas pelayanan (p = 0,003). Disimpulkan bahwa motivasi dan jiwa wirausaha berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan praktik mandiri perawatan luka.
Copyrights © 2025