cover
Contact Name
Yogik Setia Anggreini
Contact Email
pppm@poltekkessorong.ac.id
Phone
+6281344755952
Journal Mail Official
pppm@poltekkessorong.ac.id
Editorial Address
Jalan Basuki Rahmat, Klawalu, Sorong Timur, Klawalu, Kec. Sorong, Kota Sorong, Papua Bar. 98416
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Nursing Arts
ISSN : 19786298     EISSN : 2686133X     DOI : https://doi.org/10.36741/na
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Nursing Arts (JNA) is an nursing journal which publishes scientific works for nurses, academics, and practitioners. JNA welcomes and invites original and relevant research articles in nursing, as well as systematic study and case report particularly in nursing. This journal encompasses original research articles, systematic review articles, and case studies. The scope of this journal includes, but is not limited to the research results of: Fundamentals of Nursing Emergency and Trauma Nursing Disaster nursing Gerontological nursing Community nursing Medical-surgical Nursing Critical Care Nursing Family Nursing Mental health nursing Pediatric nursing Maternity nursing Nursing leadership and management Complementary and Alternative Medicine (CAM) in nursing Education in nursing
Articles 88 Documents
PEMBERDAYAAN KELUARGA PASIEN DALAM PENCEGAHAN INFEKSI LUKA OPERASI DI RUANG INTERNA DAN BEDAH RSUD. RSU KEFAMENANU NTT Nugroho, Febtian Cendradevi; Kleden, Simon Sani; Kedang, Sabinus; Kellen, Christina Grasia; Hamu, Antonia Helena
Nursing Arts Vol. 17 No. 2 (2023): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wound healing process takes a long time, while time for hospitalization is short, so the surgical wound has a risk of infection. Family empowerment through education is one way for preventing surgical wound infections at home. The purpose of this study was to determine the effect of the patient's family empowerment through education on the ability of family members in the prevention of abdominal surgical wound infections at home. This was a pre-experimental research, using one group pre-post-test design on 30 family members of post-apedictomy, herniotomy, laparotomy, prostatectomy and varicocelectomy patients. Sampling method in this study was total sampling. Data were collected by measuring the level of knowledge, attitudes, and actions of family members using questionnaire and observation check-list before and after education regarding the prevention of abdominal surgical wound infection at home. Education was carried out prior to surgery, one day before the patient left the hospital, and one day after control patient returned to hospital. Patient care guidance was performed 4-7 times in the hospital and then the results were evaluated at home. Results showed that 28 people (93.30%) had good knowledge, 30 people (100%) had good attitude and actions after the education. The results of statistical tests using Wilcoxon Signed Rank Test p = 0.000, meaning that there were changes in the ability of family members in the prevention of abdominal surgical wound infections at home before and after education in the aspects of knowledge, attitudes, and actions. There were no patients experienced infection from surgical wound. These results illustrate that the empowerment of family members of patients in the prevention of surgical wound infection needs to be done by a nurse before surgery, during treatment, and before the patient leaving the hospital.
GAMBARAN PERKEMBANGAN ANAK STUNTING PADA RENTANG USIA 24-36 BULAN DI PUSKESMAS OEMASI Tat, Florentianus; Nugroho, Febtian Cendradevi; Pratama, Siti Ratna Putri; Bait, Maria Magdalena; Pujiyanti, Riny
Nursing Arts Vol. 17 No. 2 (2023): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting is a problem that is increasingly found, there are 195 million children living in poor and developing countries experiencing stunting. The incidence of stunting among children under five in Indonesia is 30.8% with the criteria of very short 11.5% and short 19.3%. The risk of malnutrition that can occur is developmental disorders in children. This study aims to obtain a description of the development of stunted children aged 24-36 months in the working area of the Oemasi Health Center, Kupang Regency. This study is a quantitative descriptive study, using the KPSP instrument. Sampling using total sampling technique. The sample size was 51 stunted children aged 24-36 months. Data analysis using descriptive frequency. This study shows that stunted children aged 24-36 months in the working area of Puskesmas Oemasi experience doubtful fine motor development (51.0%), doubtful gross motor (52.9%), doubtful speech and language (47.1%) and doubtful independence socialization (47.1%). The results of the study concluded that stunted children aged 24-36 months in the Oemasi Health Center Working Area experienced dubious development, meaning that development was not in accordance with age. Keyword: Stunting, Child Development
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN PENURUNAN STRESS ODHA Fabanyo, Rizqi Alvian; Setia Anggreini, Yogik
Nursing Arts Vol. 17 No. 2 (2023): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTHIV/AIDS is one of the important global health problems because of the high frequency and mortality rate, by using adaptive coping mechanisms it is expected to influence individuals in solving problems, overcoming changes that occur and threatening situations both cognitively and behaviorally. This study aims to determine coping mechanisms reslationship with stress reduction of ODHA at Yayasan Sorong Sehati Sorong City. Methods of this study uses a quantitative research that is analytic correlation with a cross sectional research design. The sample used was 30 respondents. The research instrument used was a coping mechanisms questionnaire and a stress questionnaire. The results of statistical tests using the chi square test obtained the value of p-value = 0.443 a =0.05. So that there is no relationship between coping mechanisms and stress reduction.Keywords: Coping mechanism; stress reduction; ODHA
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN MEDIA VIDEO TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN MOTIVASI IBU MENYUSUI TENTANG ASI EKSKLUSIF Fabanyo, Rizqi Alvian; Mindayati, Sri
Nursing Arts Vol. 17 No. 2 (2023): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air Susu Ibu Eksklusif (ASI Eksklusif) adalah pemberian ASI saja tanpa memberikan tambahan makanan atau minuman lain pada bayi usia 0-6 bulan. Keberhasilan pemberian ASI Eksklusif dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap dan motivasi ibu. Tujuan Penelitian untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan media video terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan motivasi ibu menyusui tentang ASI Eksklusif di Klinik Anak RSUD Wondama. Metode penelitian pre-eksperimental, dengan rancangan One Group Pre Test-Post Test. Sampel berjumlah 38 ibu menyusui yang memiliki anak usia 0-6 bulan yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen berupa kuesioner. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon test dengan nilai signifikansi p-value < 0,05. Hasil Penelitian didapatkan tingkat pengetahuan (p-value 0.000), sikap (p-value 0.000), dan motivasi (p-value 0.000) nilai p-value < 0,05 artinya ada pengaruh edukasi kesehatan dengan media video terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan motivasi ibu menyusui tentang ASI Eksklusif di Klinik Anak RSUD Wondama. Saran kepada tenaga kesehatan untuk dapat memberikan edukasi kesehatan dengan media inovatif lainnya.
PENGEMBANGAN SISTEM INVENTARIS BERBASIS WEB LABORATORIUM KEPERAWATAN FAK-FAK (LABKU) Juniarti, Tri
Nursing Arts Vol. 17 No. 2 (2023): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin canggih memberikan banyak kemudahan pada kehidupan sehari-hari. Dampak dari kemajuan teknologi memberikan dampak besar pada berbagai aspek kehidupan. Dampak tersebut juga dirasakan pada aspek pendidikan. Adanya teknologi memudahkan tata kelola dan manajemen pendidikan menjadi jauh lebih mudah, terukur, akurat dan fleksibel. Selain dari manajemen, kecanggihan teknologi membuka kesempatan yang lebih luas bagi peserta didik untuk belajar. Dampak dari kecanggiham teknologi pada dunia pendidikan salah satunya adalah sistem informasi memudahkan akses dan fleksibilitas data. Unit pendukung pendidikan seperti laboratorium memiliki peran penting sebagai wahana latihan keterampilan bagi peserta didiknya. Manajemen laboratorium yang tertata dan baik akan sangat membantu staf dalam menyusun dan mengelola kegiatan pembelajaran, pengusulan, inventaris serta monitoring siklus alat dan bahan dalam laboratorium. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendesain dan membangun sistem berbasis website yang diharapkan akan memudahkan pengelolaan manajemen inventaris alat di laboratorium. Metode penelitian dilakukan secara studi kualitatif untuk mengetahui kepuasan pengguna terhadap sistem inventaris LabKu. Hasil penelitian didapatkan rancang bangun sistem inventaris berbasis web yang disebut LabKu, sistem LabKu terdapat fitur peminjaman, pengembalian, pencatatan barang datang, pencatatan jadwal praktikum, dan monitoring alat dan bahan habis pakai laboratorium. Kesimpulan yaitu pengembangan sistem inventaris berbasis website membutuhkan sumber daya data yang relatif kecil sehingga tidak dibutuhkan perangkat dengan spesifikasi tinggi untuk dapat menggunakannya. Sistem inventaris LabKu diklaim mudah untuk digunakan (user friendly) serta dapat memenuhi kebutuhan user dalam proses administrasi laboratorium.
HUBUNGAN PERILAKU DAN KETEPATAN PENGGUNAAN KELAMBU BERINSEKTISIDA DENGAN KEJADIAN MALARIA Rahman, Irfandi; Maria Prasetyo Hutomo, Wahyuni; Sasrianto, Dwi; Fabanyo, Rizqi Alvian
Nursing Arts Vol. 17 No. 2 (2023): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malaria merupakan penyakit menular yang berpotensi wabah, hal tersebut tertuang dalam Permenkes No 1501 Tahun 2010 tentang Jenis Penyakit Menular Tertentu yang dapat Menimbulkan Wabah dan Upaya Penanggulangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku dan ketepatan penggunaan kelambu berinsektisida dengan kejadian malaria di Puskesmas Fak-Fak Tengah. Kasus malaria terbanyak di Puskesmas Fak-Fak Tengah tahun 2020 adalah sebanyak 82 kasus. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien rawat jalan yang berobat ke Puskesmas Fak-Fak Tengah dengan hasil pemeriksaan laboratorium positif malaria dan keluarga pasien di tempat tinggal pasien pada bulan Juli- Agustus tahun 2021 yang berjumlah 85 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah total sampling. Hasil penelitian dengan uji chi sqare diperoleh nilai P=0,0000 (perilaku), P=0,02 (Ketepatan Penggunaan Kelambu Berinteksida), karena niai ρ-value = <0,05 maka Ha diterima, berarti ada hubungan perilaku dan ketepatan penggunaan kelambu berinsektisida dengan kejadian malaria. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan perilaku dan ketepatan penggunaan kelambu berinsektisida dengan kejadian malaria. Disarankan kepada Puskesmas Fak-Fak Tengah agar melakukan pencegahan malaria dengan meningkatkan penyuluhan tentang penyakit malaria seperti penyebab, tanda dan gejala, cara penularan serta cara pencegahan di rumah.
APLIKASI TEORI FLORENCE NEGHTINGALE PADA PASIEN AN. A DENGAN PENYAKIT TUBERCULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAHUN 2023 Hartika Rani, Amelia; Nursanti, Irna
Nursing Arts Vol. 17 No. 2 (2023): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang mampu menyerang paru-paru dan organ selain paru yang disebut TB ekstra paru. TB dapat menyebar melalui udara saat penderita TB batuk, bersin, atau meludah, menyebabkan bakteri dilepaskan ke udara dan dapat menginfeksi individu lain yang menghirupnya. Petugas kesehatan yang beroperasi di pusat kesehatan memiliki risiko yang tinggi untuk terinfeksi oleh pasien dengan tuberculosis (TB). TB paru dapat menimbulkan dampak langsung pada penderita, termasuk kelemahan fisik, batuk persisten, kesulitan bernapas, nyeri dada, penurunan nafsu makan, penurunan berat badan, keringat berlebihan di malam hari, dan demam tinggi. Sementara itu, keluarga penderita TB paru juga akan merasakan da mpaknya, karena jika penderita tidak mendapatkan pengobatan, kemungkinan besar ia akan menularkan bakteri TB kepada anggota keluarganya. Keadaan ini dapat menjadi sangat sulit jika penderita TB tinggal bersama banyak orang dalam satu rumah. Tujuan umum studi kasus ini adalah untuk menerapkan teori keperawatan Florence Neghtingale pada pasien An. A dengan penyakit TB Paru. Tujuan intervensi keperawatan pada studi kasus ini adalah untuk memelihara, mencegah infeksi dan cidera, memulihkan dari sakit, melakukan pendidikan kesehatan serta mengendalikan lingkungan. Alasan dilakukan tindakan keperawatan menurut Florence Nightingale yakni menempatkan manusia pada kondisi optimal secara alami guna memfasilitasi penyembuhan atau peningkatan kesehatan, sekaligus mencegah penyakit dan cedera. Metode penelitian pada studi kasus ini melibatkan penerapan metode pendekatan proses keperawatan berdasarkan teori keperawatan yang dipilih. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan penerapan asuhan keperawatan.. Sumber data yang digunakan melibatkan data primer yang diperoleh secara langsung dari pasien, dan data sekunder yang berasal dari keluarga, tenaga kesehatan, serta dokumentasi hasil pemeriksaan lainnya guna melaksanakan asuhan keperawatan.. Hasil asuhan keperawatan dengan menerapkan teori keperawatan Florance Nightangale pada Pasien TB paru adalah Pasien merasakan kenyamanan sebagai respons terhadap stres dan menyadari pentingnya lingkungan bersih ketika dia dinyatakan positif menderita TB.
APLIKASI TEORI NOLA J. PENDER PADA PASIEN TN. A DENGAN PENYAKIT HIPERTENSI Budiyati, Dwi
Nursing Arts Vol. 17 No. 2 (2023): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi dapat didefinisikan sebagai tekanan sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari 90 mmHg. Gejala hipertensi adalah sakit kepala atau rasa berat ditengkuk, vertigo, jantung berdebar-debar, mudah lelah, penglihatan kabur, telinga berdenging dan mimisan. Tujuan penelitian adalah untuk menerapkan teori keperawatan Nola J. Pender pada pasien Tn. A dengan penyakit hipertensi. Metode penelitian adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan jumlah sampel 1 orang penderita hipertensi di Puskesmas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan penerapan asuhan keperawatan. Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan format asuhan keperawatan. Hasil penelitian setelah pemberian asuhan keperawatan dengan menerapkan teori keperawatan Nola J. Pender pada Pasien Tn. A dengan hipertensi menunjukkan bahwa pasien dan juga keluarga mulai mengenal tentang hipertensi beserta cara perawatan dan pengobatannya. Tn. A dan keluarga mulai menerapkan perilaku hidup sehat sehingga hipertensi dapat terkontrol.
PENERAPAN TEORI RAMONA T. MERCER “MATERNAL ROLE ATTAINMENT- BECOMING A MOTHER” PADA IBU POST PARTUM Arniti, Arniti; Nursanti, Irna
Nursing Arts Vol. 17 No. 2 (2023): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses penerimaan peran baru sebagai ibu merupakan proses adaptasi psikologis selama masa post partum, bila ibu tidak mampu menerima peran barunya maka akan berdampak pada bayinya. Tujuan penelitian adalah untuk menerapkan teori keperawatan Ramona T. Mercer yaitu Maternal Role Attainment-Becoming a Mother pada ibu post partum. Metode penelitian adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada satu orang ibu Post Partum di RS Islam Sukapura. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan penerapan asuhan keperawatan. Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan format asuhan keperawatan. Hasil penelitian setelah pemberian asuhan keperawatan dengan menerapkan teori keperawatan Ramona T. Mercer pada Ny. S menunjukkan bahwa Ny. S mampu menerima peran barunya sebagai seorang Ibu dengan adanya dukungan keluarga dan hubungan ayah-ibu yang baik. Ny. S menerima peran barunya sebagai seorang ibu dan percaya diri akan merawat bayinya dengan baik.
PENERAPAN KONSEP TEORI OREM (SELF CARE) PADA ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DENGAN STROKE NON HEMORAGIK Surani, Sri; Nursanti, Irna
Nursing Arts Vol. 17 No. 2 (2023): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke non hemoragik merupakan jenis stroke yang terjadi disebabkan oleh tersumbatnya pembuluh darah serta akumulasi dari faktor risiko yang dapat dan tidak dapat dirubah. Dampak stroke non hemoragik menyebabkan gangguan fisik dan fungsional tubuh yang bersifat jangka panjang yang mempengaruhi perubahan kualitas hidup penderita dan keluarga. Tujuan penelitian adalah untuk menerapkan teori keperawatan Orem (Self Care) pada asuhan keperawatan pasien dengan stroke non hemoragik. Metode penelitian adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada satu pasien stroke non hemoragik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan penerapan asuhan keperawatan. Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan format asuhan keperawatan. Hasil penelitian setelah pemberian asuhan keperawatan dengan menerapkan Orem (Self Care) menunjukkan bahwa penerapan teori Orem dapat membantu meningkatkan Self Care pada pasien dibantu dengan adanya dukungan dari keluarga pasien mampu secara perlahan meningkatkan perawatan dirinya