Nyeri punggung bawah merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami lansia seiring penurunan kemampuan fisik dan meningkatnya risiko gangguan kesehatan. Keluhan ini umumnya dipicu aktivitas fisik yang melebihi kapasitas, postur tubuh yang tidak tepat, serta kebiasaan bekerja terlalu lama tanpa istirahat. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan aktivitas fisik dengan kejadian nyeri punggung bawah pada lansia di Desa Makmur Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 70 lansia yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner GPAQ dan kuesioner nyeri punggung bawah, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara aktivitas fisik dan nyeri punggung bawah (p=0,001). Temuan ini menegaskan perlunya pengaturan aktivitas fisik sesuai kapasitas tubuh untuk mencegah nyeri punggung bawah pada lansia. Disarankan meningkatkan kualitas hidup lansia melalui edukasi dan pemantauan.
Copyrights © 2025