Stunting merupakan masalah gizi kronis akibat kekurangan asupan gizi jangka panjang yang diperburuk oleh sanitasi dan lingkungan yang tidak sehat. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan penggunaan air bersih, kepemilikan jamban sehat, dan status sosial ekonomi dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Malawili Kabupaten Sorong. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 33 ibu atau wali balita usia 0–59 bulan di Kampung Maibo yang dipilih menggunakan simple random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara penggunaan air bersih (p = 0,031) dan kepemilikan jamban sehat (p = 0,013) dengan kejadian stunting. Namun, status sosial ekonomi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p = 0,534). Kesimpulannya, faktor sanitasi berperan penting terhadap kejadian stunting, sehingga diperlukan upaya peningkatan akses air bersih dan kepemilikan jamban sehat sebagai bagian dari pencegahan stunting.
Copyrights © 2025