Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi bisnis yang digunakan oleh toko Saa.Style dalam meningkatkan penjualan produk thrift melalui Shopee dan TikTok. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan pemilik Saa.Style dan observasi aktivitas media sosial mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Saa.Style efektif menggunakan live streaming dan pembuatan konten kreatif untuk membangun hubungan audiens, meningkatkan kepercayaan konsumen, dan mendorong konversi penjualan. Hubungan antara TikTok sebagai alat promosi dan Shopee sebagai platform transaksi memberikan kemudahan dalam proses jual beli yang aman dan efisien. Lebih jauh, promosi Saa.Style pada momen tertentu, seperti twin date, giveaway, dan konten yang relevan dengan tren, terbukti efektif dalam memperluas jangkauan audiens dan meningkatkan loyalitas pelanggan. Namun, Saa.Style juga menghadapi tantangan seperti fenomena shadow ban, persaingan pasar, dan risiko operasional terkait sistem cash-on-delivery. Untuk mengatasi tantangan tersebut, Saa.Style menerapkan strategi pre-order, metode pembayaran non-tunai, dan transparansi informasi produk. Penelitian ini memberikan wawasan bahwa strategi komunikasi bisnis yang adaptif dan inovatif dapat memperkuat daya saing bisnis barang bekas dalam ekosistem bisnis digital yang kompetitif.
Copyrights © 2025