cover
Contact Name
Muhammad Yusuf
Contact Email
kpi@unsiq.ac.id
Phone
+6281225938685
Journal Mail Official
kpi@unsiq.ac.id
Editorial Address
Jl. Kyai Hasyim Asya'ri KM.03, Kalibeber, Kec. Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah 56351
Location
Kab. wonosobo,
Jawa tengah
INDONESIA
ARKANA: Jurnal Komunikasi dan Media
ISSN : -     EISSN : 29621917     DOI : https://doi.org/10.62022/arkana.v2i01
ARKANA Jurnal Komunikasi dan Media merupakan Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Sains Al Quran Jawa Tengah di Wonosobo. Terbit pertama kali pada tahun 2022, Jurnal ini menerima artikel yang membahas tentang Ilmu Komunikasi Kontemporer, Media dan Jurnalisme, Komunikasi Pemasaran, Komunikasi Organisasi, Komunikasi Dakwah, Sosiologi Komunikasi, Broadcasting, Public Relation, Kebijakan Media dan Komunikasi Politik dalam lingkup nasional. Redaksi mengundang para ahli, peneliti, dan segenap civitas akademika untuk menulis artikel sesuai dengan topik jurnal. ARKANA Jurnal Komunikasi dan Media merupakan sebuah jurnal blind peer review yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian dan berperan aktif dalam mengembangkan bidang Ilmu Komunikasi dan Penyiaran. ARKANA terbit setiap bulan Juni dan Desember.
Articles 53 Documents
Tradisi Potong Rambut Gimbal Dalam Perspektif Dakwah Masyarakat Desa Tlogojati Ahmad Taqwin
ARKANA: Jurnal Komunikasi dan Media Vol 1 No 01 (2022): Media dan Komunikasi Indonesia
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Sains Al-Qur'an Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62022/arkana.v1i01.2745

Abstract

Tradisi Potong Rambut Gimbal adalah tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Wonosobo, dimana rambut ini tumbuh secara alami dan dipercayai sebagai titisan Kyai Kolodete. Salah satunya terdapat di desa Tlogojati Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji bagaimana sejarah, prosesi dan makna yang terkandung di dalamnya, serta menganalisis dampak kehidupan sosial bagi masyarakat desa Tlogojati dengan adanya tradisi tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan tokoh masyarakat desa Tlogojati yang rambutnya tumbuh gimbal dan menjadi pelaku tradisi potong rambut gimbal sebagai narasumber utama. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sejarah adanya tradisi potong rambut gimbal di masyarakat desa Tlogojati Wonosobo tidak lepas dari lahirnya kota Wonsobo itu sendiri, yang mana salah satu pendirinya adalah Kyai Kolodete. Selain itu, tradisi ini masih terus dilestarsikan oleh masyarakat setempat dan dipercayai sebagai tradisi yang sangat sakral. Hal ini dibuktikan dengan masih adanya masyarakat yang menjalankan potong rambut gimbal bagi anak-anaknya dengan ketentuan-ketentuan khusus sebagaimana tradisi leluhur yang sudah berjalan. Sehingga tradisi ini berdampak pada kehidupan sosial masyarakat tertentu
Peranan Penting Komunikasi Organisasi Dalam Membangun Organisasi Sidik Purnomo
ARKANA: Jurnal Komunikasi dan Media Vol 1 No 01 (2022): Media dan Komunikasi Indonesia
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Sains Al-Qur'an Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62022/arkana.v1i01.2746

Abstract

Peneliti di sini ingin mengetahui suatu peranan sebuah komunikasi organisa dalam proses membangun pengembangan organisasi yang lebih baik. Komunikasi organisasi adalah sebuah ptoses penerimaan dan penyampaian pesan dalam suatu jaringan hubungan yang saling bergantung satu sama lain. Seorang pemimpin dalam menjalankan roda kepemimpinannya harus memiliki keterampilan yang baik dalam berkomunikasi agar proses komunikasi yang terjadi didalam organisasi dapat berjalan dengan baik yang melibatkan komunikasi antara pemimpin dengan bawahannya atau sebaliknya. Dalam fungsinya seorang pemimpin harus menguasai komunikasi yang efektif dan juga harus jeli membaca situasi dan kondisi yang sedang terjadi sehingga seorang pemimpin dapat menyampaikan informasi dengan baik dan informasi tersebut dapat diterima dengan baik oleh pegawainya. Dalam proses pelaksanaannya komonikasi organisasi tergantung bagaimana individu didalam dapat berkomunikasi dengan baik dan terencana sehingga target yang telah ditetapkan oleh organisasi tersebut dapat tercapai.
Pelatihan Dakwah Bil Lisan Melalui Kegiatan Kuliah Tujuh Menit Pada Santri di Pondok Pesantren An Nadhira Kalibeber Indah Auliya
ARKANA: Jurnal Komunikasi dan Media Vol 1 No 01 (2022): Media dan Komunikasi Indonesia
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Sains Al-Qur'an Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62022/arkana.v1i01.2824

Abstract

Berdakwah merupakan kewajiban bagi seorang muslim untuk dapat melakukannya baik melalui lisan, perbuatan ataupun hati. Pentingnya penanaman diri dalam berdakwah utamanya secara lisan dirasakan oleh pengasuh Pondok Pesantren An Nadhira dan mengadakan kegiatan bagi para santri untuk melakukan kultum secara bergantian guna meningkatkan kemampuan santri sebagai da’i. Hal ini menjadi menarik untuk peneliti mengetahui kegiatan kultum tersebut itu yang akan berguna di masa yang akan datang. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif terhadap penelitian lapangan di pondok pesantren an nadhira ini, dengan santri sebagai variabelnya. Teknik pengumpulan datanya yaitu dengan observasi, wawancara dan analisis data menyesuaikan teori yang digunakan. Dapat disimpulkan bahwa dengan kegiatan kultum para santri dapat lebih memaksimalkan kemampuan mereka dalam berdakwah dan kemampuan berbicara di depan umum yang baik. Mayoritas sudah dapat melaksanakan giliran kultum dengan baik dengan materi yang bermacam-macam, mengenai ibadah, akhlak, fiqih, akidah dan sebagainya.
Pola Komunikasi Guru Terhadap Siswa Tunarungu Ataniya Salsabila
ARKANA: Jurnal Komunikasi dan Media Vol 1 No 01 (2022): Media dan Komunikasi Indonesia
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Sains Al-Qur'an Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62022/arkana.v1i01.2825

Abstract

Komunikasi merupakan hal yang mendasar yang dilakukan setiap manusia dalam kehidupannya untuk menyampaikan keinginan atau mempertahankan suatu persetujuan melalui komunikasi. Komunikasi dapat dilakukan untuk menyampaikan gagasan atau perasaan seseorang terhadap orang lain menggunakan lambang sehingga pesan yang disampaikan jauh lebih dipahami. Tidak semua orang dapat melakukan komunikasi dengan baik, seperti anak tunarungu wicara yang memiliki gangguan mendengarkan yang menyebabkan proses berbicara terhambat karena tidak mampu mendengarkan apapun. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif menggunakan metode studi kasus yang menekankan pada pengumpulan informasi mendalam dengan mengamati langsung objek yang ada di SLB-B Don Bosco Wonosobo yaitu Siswa Sekolah Dasar, kemudian menghasilkan data secara deskriptif berupa kata-kata. Teknik pengumpulan data melaluli wawancara, observasi dan dokumentasi yang nantinya keabsahan data diuji melalui redukasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan pola yang digunakan saat pembelajaran diawali oleh siswa guna memancing keaktifan siswa di forum dan mengasah kemampuan berbicara. Komunikasi yang digunakan menggunakan metode oral atau bahasa bibir yang disertai dengan bahasa isyarat dan bahasa tulis untuk mempertegas.
Gerakan Dakwah Aktivis Muda Nahdlatul Ulama (NU) Muhammad Yusuf
ARKANA: Jurnal Komunikasi dan Media Vol 1 No 01 (2022): Media dan Komunikasi Indonesia
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Sains Al-Qur'an Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62022/arkana.v1i01.2893

Abstract

Fenomena dakwah banyak menyita perhatian para peneliti atau akademisi untuk diteliti. Tanpa terkecuali fenomena gerakan yang dilakukan oleh PMII Cabang Wonosobo sebagai representasi intelektual muda NU. PMII Cabang Wonosobo yang menganut asas Pancasila dan haluan ahulusunnah wal jama’ah serta pemahaman Islam yang inklusif, sikap kritis dan tindakan moderat menunjukan corak berbeda dengan organisasi kemahasiswaan yang lain dalam pemikiran maupun tindakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan objek penelitian yaitu tindakan-tindakan yang dilakukan oleh PMII Cabang Wonosobo. Pengumpulan data dilakukan dengan natural setting (kondisi alamiah), sumber data primer dan teknik pengumpulan data lebih banyak pada observasi berperan serta (participan observation) dan wawancara mendalam (in depth interview). Metode analisis data menggunakan metode deskriptif-analitis atas sumber-sumber data atau informasi dari partisipan. Kemudian pola deduktif digunakan untuk menjelaskan data dari pengetahuan umum menuju fakta-fakta khusus pada tindakan yang dilakukan PMII Cabang Wonosobo. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendapatkan makna, motivasi dan menemukan model dakwah atas tindakan yang dilakukan oleh PMII Cabang Wonosobo. Temuan penelitian ini adalah pertama, sistem kaderisasi yang dibangun oleh PMII menjadi gerakan dakwah untuk membawa kader pada pemahaman Islam yang moderat, toleran, adil dan seimbang. Kedua, tradisi Islam yang dilakukan oleh PMII Cabang Wonosobo menjadi model dakwah yang menginspirasi kader untuk memahami hubungan yang korporatif antara Islam dan budaya. Ketiga, demonstrasi yang dilakukan PMII Cabang Wonosobo merupakan gerakan dakwah yang mengajak kepada penguasa atau pejabat pemerintah untuk bersikap adil dan berpihak pada kepentingan rakyat sesuai ajaran agama Islam.
Perbandingan Fungsi Media Komunikasi Elektronik Dalam Menyampaikan Informasi Kepada Khalayak: Televisi, Radio, Internet Gita Faradilla Rizky Nurjannah; Dr. Umi Halwati; Dr. Sulchan Chakim
ARKANA: Jurnal Komunikasi dan Media Vol 2 No 01 (2023): Media dan Komunikasi Indonesia
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Sains Al-Qur'an Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62022/arkana.v2i01.3378

Abstract

Electronic media are media that use electronics or electromechanical energy for end users to access their content. This term is in contrast to static media (especially print media), which, although often generated electronically, do not require electronics to be accessed by end users. There are several kinds of electronic media: television, radio, and the internet. News information today is very different from time to time. People want news that has educational elements as a means of learning, as well as accurate and fast current news information. The main purpose of using electronic media to get good news is to provide good information and make it easier for people to be more efficient and get more news from around the world.
Analisis Wacana Kritis Program Blak-Blakan Edisi Keempat Jawa Pos Radar Semeru TV Abdul Choliq; Muhammad Sidkin Ali
ARKANA: Jurnal Komunikasi dan Media Vol 2 No 01 (2023): Media dan Komunikasi Indonesia
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Sains Al-Qur'an Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62022/arkana.v2i01.3380

Abstract

The massive development of information technology causes print media to adapt quickly and precisely, one of which is through convergence. The Daily Newspaper Jawa Pos Radar Semeru has converged with social media to maintain its existence in the era of digital disruption. One of the social media shows that are widely appreciated by the public is the flagship program Blak-Blakan on the Radar Semeru TV youtube channel which airs every Wednesday night. In the fourth edition of the Blak-Blakan program with the topic "Batik and Lumajang's Typical Clothes, Whose?” going pretty warm. The Regent's Regulation Number 23 of 2016 concerning Official Clothing for Employees and Officials in the Lumajang Regency Government is considered to have caused polemics and controversies. The polemic of typical Lumajang clothing which describes this regional icon occurs because it has not been specifically regulated by the local government. This study uses the Critical Discourse analysis method from Teun A. van Dijk. The subject of the research is the Blasphemy program which will be broadcast on Wednesday, February 24, 2021. The object is the discourse that is developed through the Blak-Blakan program on Radar Semeru TV. The resource persons in the discussion agreed that the batik and Lumajang's typical clothes used by the State Civil Apparatus every 15th day must be reviewed so that the ideological and philosophical values ​​in them have meaning. Batik and Lumajang's typical clothes used by the State Civil Apparatus and the general public must be unique and reflect the Lumajang community. Batik and street vendors, which will later be agreed upon and ratified through local government regulations, are then registered as HAKI Lumajang so as not to be plagiarized by other parties.
Etika Komunikasi Bisnis dalam Al-Qur'an M. Ibnu Naufal Maskuri
ARKANA: Jurnal Komunikasi dan Media Vol 1 No 02 (2022): Media dan Komunikasi Indonesia
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Sains Al-Qur'an Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62022/arkana.v1i02.3401

Abstract

Researchers here want to know the regulations of business regulations in running a business based on the verses of the Koran. The principle of business communication regulation is a boundary, a reference, a method in which the continuity of the business process occurs. Regarding what is allowed and not allowed when running a business, the regulation of business communication principles is a sign for business people. The purpose of this study is to see and understand the importance of the principles of business communication in the verses of the Koran. for the method used is a library research technique by conducting a library search of written materials, either in the form of notes, books or previous research. The quotations in this study are sourced from the professional point of view of experts and previous research that has been carried out and explains the principles of business communication regulation. The result of this research is that in running a business, it is necessary to have regulations on the principles of existing business communication, so that business ventures are blessed, smooth, and get the blessing of Allah SWT. The principles of business communication regulation are recorded in the verses of the Koran, including the principles of business communication regulation of qaulan sadida, qaulan zura, qaulan maisura, and qaulan layyina. For this reason, Prophet Muhammad SAW became a role model in carrying out business communication regulations, such as customer orientation and transparency.
Pesan Dakwah Dalam Novel “Tentang Kamu” Karya Tereliye Suci Yohanifah
ARKANA: Jurnal Komunikasi dan Media Vol 1 No 02 (2022): Media dan Komunikasi Indonesia
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Sains Al-Qur'an Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62022/arkana.v1i02.3406

Abstract

Tere Liye's novel is a novel that tells about the life journey of Sri Ningsih, how he faced a life full of trials and obstacles but still passed with patience and sincerity, This novel is very useful for anyone to live a patient and sincere life. This research aims to find out the message of da'wah challenge patience and sincerity in Tere Liye's novel Tentang Kamu. In this study using a qualitative approach that is by analyzing the text of the messages in the novel and produce a message of da'wah about patience and sincerity. This research is a literature or literature research with a primary source is Tere Liye Novel Tentang kamu and secondary books, articles, internet journals about patience and sinceriry. The result of his research is that there are several messages about patience, namely patience in carrying out obligations to the creator in this novel Sri Ningsih becomes a devoted child to parents by carrying out all the mandates of his father Nugroho even after the death of his father Nusi Maratta his stepmother treated Sri Ningsih badly, the second patient in avoiding herself from the benefits that is when Sri Ningsih was able to avenge him to Nusi Maratta he still chose to forgive and not avenge her,the third patient in the face of the destiny of Allah SWT this message is in the story of Sri Ningsih patiently when his father Nugroho died.Furthermore, the message of da'wah about Ikhlas in releasing the departure of the father of the child and her husband, both sincerely received all sri's property burned in one day and tried to rise again from the slump.
Flexing Sebagai Komunikasi Simbolik Pada Judul Konten “Ah Official Youtube Channel” Sri Rahayu
ARKANA: Jurnal Komunikasi dan Media Vol 1 No 02 (2022): Media dan Komunikasi Indonesia
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Sains Al-Qur'an Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62022/arkana.v1i02.3423

Abstract

This research aims to publish the flexing culture in the 5.0 era that occurred in the midst of Indonesian society. This research study uses a qualitative research methodology with visual analysis. The approach of this research is Spredly's two-stage symbol analysis, namely signifier (expression/signifier) ​​and signified (content/signifier). While the primary data used in this study is the wording in the title sentence of the AH Official YouTube Channel content, where incidental data retrieval was carried out on June 1-20 July. The theory used in this research is the theory of denotation and connotation by Barthes. The focus of this study is on flexing culture as a symbolic communication contained in the object of research, along with observations. The results of this study are that the AH Official YouTube Channel as a verified account that has the largest number of followers in Southeast Asia takes actions to stretch its YouTube content, including flexing on transactions to fulfill personal needs, flexing against individual emotional actions, flexing over face values, flex to offer something.