Kekerasan terhadap anak merupakan permasalahan negara yang belum tuntas terselesaikan hingga saat ini. Masih tingginya kasus-kasus anak yang menjadi korban kekerasan di Indonesia. Anak-anak yang menjadi korban kekerasan seringkali mendapatkan perlakuan tersebut dari orang-orang yang berada di lingkungan sekitar anak tak terkecuali ibu. Dalam hal ini, tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui latar belakang, situasi dan bentuk tindak kekerasan yang ibu lakukan terhadap anak. oleh lingkungan sekitarnya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dalam bentuk studi kasus dengan populasi subjek ibu yang memiliki anak dan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria ibu yang berusia 20-30 tahun dan telah memiliki anak. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi dan wawancara kepada 4 informan yang sesuai dengan kriteria subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kekerasan yang paling sering dilakukan ibu yakni kekerasan fisik yakni memukul, mencubit dan menarik rambut anak seta kekerasan psikis berupa marah dengan menggunakan nada yang tinggi dan mengucapkan kata-kata kasar kepada anak. Tindak kekerasan yang dilakukan ibu kepada anak ini dilatar belakangi oleh dua faktor yakni emosi yang sering tersulut karena melihat perilaku anak yang dianggap nakal, sulit diatur dan rewel dan kesulitan ibu dalam meregulasi emosinya atau diregulasi emosi.
Copyrights © 2025