Penelitian ini bertujuan untuk melihat Efektifitas Komunikasi Keluarga Dan Spritual Quotient Terhadap Self-Efficacy Siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Di Kalimantan Timur Pasca Pendemi dimana kegiatan pembelajaran sudah masuk kepada pembelajaran di kelas setelah pasca Pandemi. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Lokasi penelitian berfokus di MTs Negeri 1 Berau dimana menjadi salah satu sekolah yang berada di luar kota Samarinda di Kalimantan Timur namun Tetap Eksis dan Unggul dalam pendidikan terutama pada saat covid-19. Jumlah Populasi dalam penelitian ini adalah kelas IX yang di awal masuk sudah pada masa pandemi dan tahun terakhir sudah melaksanakan tatap muka di kelas yang berjumlah 190. Jumlah sampel ditentukan dengan menggunakan rumus slovin yang diperoleh 66 orang yang didisrtibusikan dan ditarik secara random sampling. Data penelitian di kumpulkan dengan menggunakan kuesioner melalaui indikator masing-masing variabel. Hasilnya komunikasi keluarga d terhadap self-efficacy pada siswa MTs Negeri 1 Berau di Kalimantan timur, memiliki nilai significant 0,001 dan 0,015. Dimana nilai signifikan keduanya kurang dari 0,05 yang berarti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap self-efficacy pada siswa MTs Negeri 1 Berau.
Copyrights © 2024