Aspergillus sp. merupakan jamur lingkungan yang umum ditemukan pada area lembap dan tertutup, termasuk sistem pendingin udara (Air Conditioner/AC), dan berpotensi menurunkan kualitas udara dalam ruangan. Masjid sebagai tempat ibadah dengan intensitas kunjungan tinggi dan penggunaan AC yang rutin berisiko menjadi sumber paparan spora jamur bagi jamaah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan Aspergillus sp. pada hapusan filter AC di masjid Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu tahun 2025. Penelitian menggunakan desain deskriptif observasional dengan sampel sebanyak 20 unit AC masjid yang dipilih dari total 64 masjid. Sampel debu filter AC diambil menggunakan cotton swab steril, kemudian diinokulasikan pada media Sabouraud Dextrose Agar (SDA) dan diinkubasi pada suhu ±37°C selama 3–7 hari. Identifikasi jamur dilakukan berdasarkan karakteristik makroskopis dan mikroskopis menggunakan pewarnaan Lactophenol Cotton Blue (LPCB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 14 dari 20 sampel (70%) teridentifikasi positif mengandung Aspergillus sp., sedangkan 6 sampel (30%) tidak menunjukkan pertumbuhan jamur tersebut. Kesimpulan penelitian ini adalah sebagian besar filter AC masjid di Kecamatan Ratu Agung terkontaminasi Aspergillus sp., sehingga berpotensi menurunkan kualitas udara dalam ruangan dan menimbulkan risiko kesehatan bagi jamaah. Temuan ini menegaskan pentingnya perawatan dan pembersihan AC secara berkala sebagai upaya pencegahan paparan jamur di lingkungan masjid.
Copyrights © 2025