Pasar Pring Bulak Salak di Bulak Salak, Wukirsari, Cangkringan, Sleman memiliki potensi sebagai kawasan ekowisata berbasis bambu dan aktivitas ekonomi komunitas, namun pengelolaan destinasi dan kapasitas UMKM belum berkembang optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menyusun dan mengimplementasikan model pendampingan pengelolaan ekowisata berbasis masyarakat yang terintegrasi dengan penguatan UMKM lokal. Pendekatan yang digunakan ialah participatory action melalui tahapan pemetaan, perencanaan program, pelatihan dan klinik pendampingan, serta evaluasi reflektif. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara, FGD, kuesioner sederhana, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan: (1) terbentuknya struktur kelembagaan pengelola pasar dan pembagian peran berbasis musyawarah warga; (2) penyusunan aturan operasional sederhana terkait tata ruang lapak, kebersihan, dan alur layanan wisata; (3) peningkatan kapasitas UMKM dalam pencatatan transaksi, pengemasan produk, dan pemanfaatan media digital; serta (4) penguatan identitas ekowisata pasar berbasis bambu sebagai daya tarik tematik kawasan. Integrasi pendekatan communitybased tourism dengan pendampingan kelembagaan dan peningkatan kapasitas UMKM terbukti mendorong perubahan praktik pengelolaan menuju kemandirian komunitas dan berpotensi direplikasi pada pasar wisata/desa wisata sejenis.
Copyrights © 2026