Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tekanan fiskal terhadap akuntabilitas pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada Pemerintah Kabupaten Boalemo sebagai daerah dengan kapasitas fiskal rendah. Tekanan fiskal dipahami sebagai kondisi keterbatasan kemampuan keuangan daerah yang ditandai oleh rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), tingginya ketergantungan pada transfer pemerintah pusat, serta dominasi belanja operasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data pendukung APBD tahun 2020–2026 dan data persepsi yang dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 120 pejabat pengelola keuangan daerah yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda, didukung oleh statistik deskriptif dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan fiskal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan APBD. Peningkatan tekanan fiskal cenderung menurunkan kualitas perencanaan anggaran, penetapan prioritas belanja, serta pertanggungjawaban keuangan daerah. Temuan ini menegaskan bahwa tekanan fiskal merupakan faktor penting yang membentuk perilaku dan kualitas tata kelola keuangan pemerintah daerah. Implikasi penelitian menekankan perlunya strategi pengelolaan APBD yang lebih adaptif melalui optimalisasi PAD, peningkatan efisiensi belanja operasional, serta penguatan sistem pengawasan dan pelaporan keuangan, khususnya pada daerah dengan kapasitas fiskal rendah.
Copyrights © 2025