Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi program pengabdian masyarakat yang mengintegrasikan pendekatan ilmiah dan keagamaan dalam penentuan arah kiblat di Pondok Pesantren As’ad, Jambi. Program ini dirancang untuk meningkatkan literasi saintifik santri sambil memperkuat pemahaman keagamaan berbasis hadis. Metode busur derajat diperkenalkan sebagai instrumen pengukuran yang akurat namun tetap relevan dengan konteks pesantren. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konseptual santri tentang arah kiblat (rata-rata peningkatan 42%) dan kemampuan praktis pengukuran menggunakan busur derajat (peningkatan akurasi hingga 85%). Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi sains dan tradisi keagamaan dapat menjadi model efektif untuk penguatan literasi di lingkungan pesantren. Program ini juga berhasil mengubah persepsi santri terhadap relevansi ilmu pengetahuan modern dalam praktik keagamaan sehari-hari.
Copyrights © 2026