Sekolah di wilayah rawan bencana menghadapi tantangan serius dalam menjaga keselamatan dan kesiapsiagaan warga sekolah, khususnya dalam menghadapi banjir bandang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kebencanaan siswa dan guru melalui program Sekolah Tangguh Bencana: Pendampingan Literasi Kebencanaan bagi Siswa dan Guru yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Juli. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif yang meliputi koordinasi dengan pihak sekolah, sosialisasi literasi kebencanaan, pendampingan praktik kesiapsiagaan, simulasi sederhana, serta evaluasi melalui pengukuran tingkat pemahaman sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan nyata literasi kebencanaan siswa dan guru pada seluruh aspek yang diukur, termasuk pemahaman karakteristik banjir bandang, risiko bencana, langkah kesiapsiagaan, jalur evakuasi, dan peran warga sekolah dalam situasi darurat. Peningkatan tingkat pemahaman sebelum dan sesudah kegiatan menegaskan bahwa pendampingan literasi kebencanaan berbasis sekolah efektif dalam memperkuat kesiapsiagaan dan kesadaran bencana warga sekolah. Kegiatan ini berkontribusi sebagai langkah awal dalam membangun ketahanan sekolah menuju terwujudnya sekolah tangguh bencana.
Copyrights © 2026