Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) memerlukan pendekatan yang komunikatif dan kontekstual agar mampu meningkatkan kompetensi berbahasa dan kepercayaan diri pembelajar. Namun, pembelajaran BIPA di beberapa perguruan tinggi luar negeri masih cenderung berfokus pada hafalan kosakata dan tata bahasa, sehingga kurang mengembangkan kemampuan komunikatif mahasiswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia mahasiswa BIPA tingkat pemula melalui pelatihan dan pendampingan pengajaran dengan pendekatan interaktif. Program dilaksanakan di Yala Rajabhat University, Thailand, selama empat minggu dengan delapan kali pertemuan dan melibatkan 20–25 mahasiswa. Metode pelaksanaan meliputi pengenalan bahasa dasar, penguatan keterampilan berbicara dan menyimak, integrasi pembelajaran budaya, pengembangan literasi membaca dan menulis, serta peningkatan motivasi belajar melalui media digital dan pembelajaran berbasis proyek. Evaluasi dilakukan melalui observasi terstruktur dengan membandingkan kondisi awal dan akhir peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pada seluruh aspek kemampuan berbahasa, terutama penguasaan kosakata dan keterampilan berbicara, serta meningkatnya pemahaman budaya dan motivasi belajar mahasiswa. Program ini disimpulkan efektif dalam meningkatkan kompetensi komunikatif mahasiswa BIPA dan berpotensi direplikasi pada konteks pembelajaran BIPA lainnya.
Copyrights © 2026