Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran QR Marker (Keragaman Budaya) berbasis Assemblr Edu pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas II sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Validitas media dinilai oleh ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Kepraktisan diukur melalui respon guru dan siswa, sedangkan keefektifan dijelaskan melalui hasil pretest dan posttest menggunakan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memiliki tingkat validitas sebesar 94% dengan kategori sangat valid, kepraktisan guru sebesar 95%, serta respon siswa sebesar 93%. Nilai N-Gain sebesar 0,63 termasuk kategori sedang–tinggi. Penelitian ini berdampak pada meningkatnya keterlibatan aktif siswa, pemahaman terhadap keragaman materi budaya, serta motivasi belajar melalui pemanfaatan media pembelajaran berbasis augmented reality yang interaktif dan kontekstual. Dengan demikian, media QR Marker KeraDa berbasis Assemblr Edu dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar.
Copyrights © 2026