Pembangunan masyarakat modern tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif komunitas dalam mengelola potensi lokal. Di Kota Padang, nilai gotong royong dan musyawarah yang menjadi modal sosial mulai tergerus modernisasi, sehingga partisipasi komunitas dan kewirausahaan sosial menjadi penting untuk memperkuat kemandirian, memberdayakan kelompok rentan, serta meningkatkan kesejahteraan. Kedua elemen ini berkontribusi membangun modal sosial berupa kepercayaan, jaringan, dan norma bersama yang mendukung efektivitas pembangunan. Namun, keterbatasan sumber daya, kepemimpinan yang lemah, dan minimnya akses informasi masih menjadi tantangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 120 responden masyarakat Kota Padang. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Partisipasi Komunitas berpengaruh terhadap Peningkatan Modal Sosial Masyarakat, Kewirausahaan Sosial berpengaruh terhadap Peningkatan Modal Sosial Masyarakat, Partisipasi Komunitas dan Kewirausahaan Sosial berpengaruh terhadap Peningkatan Modal Sosial Masyarakat di kota Padang.Kata Kunci: Partisipasi Komunitas, Kewirausahaan Sosial, Modal Sosial dan Pembangunan Masyarakat.
Copyrights © 2025