Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan magang sosial mahasiswa UMRAH di Kelompok Sadar Wisata Pengudang sebagai ruang pembelajaran lapangan dalam memahami praktik edukasi ekowisata mangrove dan dinamika pemberdayaan masyarakat pesisir. Kegiatan magang diperlukan untuk menjembatani pembelajaran teoritis di bangku kuliah dengan praktik nyata pengelolaan wisata berbasis konservasi lingkungan. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, kegiatan yang diusulkan berupa keterlibatan langsung mahasiswa dalam pengelolaan tur mangrove, penyampaian edukasi lingkungan kepada wisatawan, serta partisipasi dalam kegiatan penanaman mangrove selama satu bulan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap proses edukasi ekowisata, peran kepemimpinan lokal, serta mekanisme partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik etnografi melalui observasi partisipatif, wawancara dengan pengurus kelompok, dan dokumentasi kegiatan lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam aktivitas Pokdarwis mampu memperkaya proses edukasi wisata, sekaligus memperkuat kesadaran ekologis mahasiswa dan masyarakat. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa magang sosial di Kelompok Sadar Wisata Pengudang menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang efektif dalam memahami dan mendukung pengelolaan ekowisata mangrove berkelanjutan.
Copyrights © 2026