Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk meningkatkan efisiensi transaksi pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor kuliner. Studi kasus ini difokuskan pada dua mitra, yaitu Ayam Geprek Bu Ayu dan Lekker Spesial Megatruth. Permasalahan utama adalah transaksi manual yang lambat dan rentan kesalahan dapat menghambat pertumbuhan bisnis. Metode pelaksanaan meliputi kegiatan penyuluhan dan pendampingan yang berfokus pada edukasi mengenai manfaat, tata cara penerapan, serta strategi pengelolaan transaksi digital melalui QRIS. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra terhadap sistem pembayaran digital dan kesadaran akan pentingnya transformasi digital dalam operasional usaha. Selain itu, kedua mitra juga menunjukkan kesiapan untuk beralih menuju sistem pembayaran nontunai yang lebih efisien dan transparan. Dengan demikian, penerapan QRIS dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat keberlanjutan dan daya saing UMKM kuliner di era ekonomi digital.
Copyrights © 2025