Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Nurul Hidayah, Bogor, dengan tujuan meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penerapan mobile learning. Permasalahan utama yang dihadapi pesantren adalah keterbatasan akses belajar santri non-mukim, minimnya tenaga pengajar, dan rendahnya pemanfaatan teknologi pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis kebutuhan pengguna (user-centered design) yang melibatkan ustadz, ustadzah, dan santri dalam perencanaan, pelatihan, penerapan, serta evaluasi. Hasil evaluasi menggunakan USE Questionnaire menunjukkan tingkat kelayakan usefulness 79%, ease of use 72%, ease of learning 89%, dan satisfaction 84%, yang menandakan mobile learning layak digunakan dan berdampak positif pada kegiatan belajar mengajar di pesantren. Selain itu, hasil pretest dan posttest menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 24,3%, yaitu dari rata-rata skor 62,4% menjadi 86,7% setelah pelatihan, yang mengindikasikan peningkatan signifikan dalam kemampuan penggunaan teknologi pembelajaran digital. Kegiatan ini menunjukkan pentingnya penerapan inovasi teknologi pembelajaran di pesantren sebagai langkah strategis untuk mendukung pencapaian SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas.
Copyrights © 2026