Gereja Kristen Indonesia (GKI) Maleo Raya menghadapi tantangan dalam pengelolaan administrasi jemaat yang masih bergantung pada pencatatan manual, sehingga menimbulkan risiko redundansi data, kehilangan arsip, serta keterlambatan dalam penyusunan laporan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan merancang dan menerapkan sistem informasi administrasi berbasis web responsif untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan keamanan pengelolaan data gereja. Pengembangan sistem menggunakan metode Waterfall melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Sistem dilengkapi autentikasi One-Time Password (OTP) guna memperkuat keamanan akses dan mendukung kemudahan penggunaan bagi staf Kantor. Hasil implementasi menunjukkan bahwa aplikasi mampu mengelola database jemaat, mencatat sakramen, serta menghasilkan laporan statistik secara otomatis, dengan peningkatan kualitas layanan administrasi lebih dari 90%. Digitalisasi administrasi yang aman dan mobile-ready ini menjadi langkah strategis bagi gereja dalam mewujudkan pelayanan yang lebih efisien, responsif, dan transparan.
Copyrights © 2026