Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan instrumen tes kognitif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar sebagai alat evaluasi yang tujuan dan terukur. Evaluasi pembelajaran berperan penting dalam mengidentifikasi tingkat pemahaman siswa terhadap materi, serta membantu guru dalam menilai ketercapaian kompetensi dasar. Dalam penelitian ini, instrumen tes disusun berdasarkan taksonomi Bloom (C1–C6) dan disesuaikan dengan kompetensi dasar (KD) pembelajaran Bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa pada aspek pemahaman bacaan (C2–C4) lebih tinggi dibandingkan kemampuan menulis (C5–C6). Kelebihan instrumen terletak pada kesesuaiannya dengan indikator pembelajaran dan variasi bentuk soal, sedangkan kelemahannya adalah validitas isi dan daya pembeda yang belum optimal. Kendala utama yang dihadapi guru meliputi keterbatasan waktu, variasi kemampuan siswa, dan kurangnya pelatihan penyusunan soal. Solusi yang diusulkan mencakup pelatihan berkelanjutan bagi guru, penggunaan bank soal terstandar, dan kolaborasi antar pendidik dalam merancang evaluasi yang valid dan dapat diandalkan. Dengan demikian, penerapan instrumen tes kognitif terbukti berkontribusi terhadap peningkatan kualitas evaluasi dan pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
Copyrights © 2025