Penelitian ini menganalisis fungsi leksikon jargon dalam ulasan produk kecantikan pada akun TikTok Kaha Packaging dengan menggunakan kerangka sosiolinguistik fungsional Halliday. Fokus kajian diarahkan pada peran jargon dalam membangun kredibilitas reviewer dan memfasilitasi persuasi terhadap audiens. Data berupa transkrip 20 video ulasan produk yang dianalisis melalui Analisis Wacana Kritis Fungsional untuk menelaah realisasi metafungsi ideasional dan interpersonal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jargon berfungsi tidak hanya sebagai gaya tutur populer, tetapi juga sebagai strategi linguistik yang menegaskan otoritas pengetahuan dan membangun kedekatan persuasif. Secara ideasional, jargon teknis seperti salicylic acid, AHA 10%, hybrid sunscreen, serta deskripsi sensorik seperti semi powdery dan dry skin friendly menampilkan keahlian berbasis pengetahuan produk. Secara interpersonal, jargon khas seperti ente, tahan nafas dulu, eem eem, dan sangat ara-ara menciptakan suasana santai yang menyamarkan promosi. Temuan ini menegaskan bahwa pilihan leksikon dalam beauty review TikTok berperan penting sebagai strategi pemasaran berbasis kepercayaan, sekaligus memperkuat identitas linguistik reviewer.
Copyrights © 2025