Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pendidikan, teknologi keuangan digital, pendapatan, dan stabilitas ekonomi terhadap literasi keuangan masyarakat pekerja, dengan perilaku keuangan sebagai variabel mediasi serta lingkungan sosial sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan sumber data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada masyarakat pekerja yang menggunakan layanan keuangan digital. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji hubungan antarvariabel secara simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan, pendapatan, teknologi keuangan digital, dan perilaku keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap literasi keuangan masyarakat pekerja. Namun demikian, teknologi keuangan digital dan pendapatan terbukti berpengaruh signifikan terhadap perilaku keuangan. Selanjutnya, perilaku keuangan tidak berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara variabel independen dan literasi keuangan, sementara lingkungan sosial juga tidak terbukti berfungsi sebagai variabel moderasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan literasi keuangan masyarakat pekerja tidak cukup hanya mengandalkan perluasan akses terhadap teknologi keuangan digital, melainkan membutuhkan penguatan edukasi keuangan yang bersifat konseptual serta peningkatan kesadaran individu dalam mengelola keuangan secara bijak dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025