Kemiskinan masih menjadi permasalahan pembangunan di Provinsi Jawa Tengah. Meskipun pada tahun 2024 persentase penduduk miskin mengalami penurunan, tetapi tingkat kemiskinan di provinsi ini masih relatif tinggi dibandingkan provinsi lain di Pulau Jawa. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh faktor pendidikan, kinerja sektor ekonomi, dan kondisi pasar tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rata-rata lama sekolah, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor real estat, dan tingkat pengangguran terbuka terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah tahun 2024, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah. Data yang digunakan merupakan data cross-section dari 35 kabupaten/kota dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan terlebih dahulu melakukan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata lama sekolah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan, sedangkan PDRB sektor real estat dan tingkat pengangguran terbuka tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Namun, secara simultan ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 43,4 persen. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan dalam upaya pengentasan kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah.
Copyrights © 2025