Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi Dana Desa dan kesejahteraan masyarakat terhadap percepatan peningkatan jumlah desa dengan status berkembang di Provinsi Maluku Utara selama periode 2020–2024. Provinsi Maluku Utara memiliki karakteristik geografis kepulauan yang menimbulkan tantangan dalam penyediaan infrastruktur, pelayanan dasar, dan pemerataan pembangunan desa. Oleh karena itu, peran Dana Desa sebagai instrumen fiskal serta kondisi kesejahteraan internal masyarakat menjadi faktor penting dalam mendorong pembangunan desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel yang mengombinasikan data lintas sembilan kabupaten/kota dan data deret waktu selama lima tahun. Variabel independen yang dianalisis meliputi Dana Desa, Pengeluaran riil Per Kapita, Angka Harapan Hidup, Rata-rata Lama Sekolah, dan Tingkat Pengangguran Terbuka, sedangkan variabel dependen adalah jumlah desa kategori berkembang berdasarkan Indeks Desa Membangun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dana Desa, Pengeluaran riil Per Kapita, dan Angka Harapan Hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan jumlah desa berkembang. Sementara itu, Rata-rata Lama Sekolah dan Tingkat Pengangguran Terbuka tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Temuan ini menegaskan bahwa Dana Desa berperan sebagai katalis pembangunan desa, namun efektivitasnya perlu diimbangi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat guna mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025