Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi ruang digital secara signifikan, terutama melalui proses virtualisasi yang memungkinkan berbagai aktivitas manusia berpindah dari ruang fisik ke ruang digital. Salah satu wujud paling kompleks dari transformasi ini adalah metaverse, yang menghadirkan ruang virtual tiga dimensi yang imersif, terhubung, dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep metaverse dalam konteks transformasi ruang digital pada era virtualisasi serta memahami implikasinya terhadap pola interaksi sosial dan aktivitas manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik studi pustaka, melalui analisis berbagai literatur ilmiah yang relevan dengan ruang digital, virtualisasi, dan metaverse. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metaverse merupakan evolusi lanjutan dari ruang digital yang tidak hanya berfungsi sebagai media komunikasi, tetapi juga sebagai ekosistem virtual yang mampu mengakomodasi aktivitas sosial, ekonomi, dan budaya secara terpadu. Integrasi teknologi seperti virtual reality, augmented reality, kecerdasan buatan, dan blockchain memperkuat karakter metaverse sebagai ruang digital yang imersif dan persisten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metaverse berperan penting dalam membentuk paradigma baru ruang digital pada era virtualisasi, di mana batas antara realitas fisik dan virtual semakin kabur.
Copyrights © 2025