Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen risiko dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) melalui tinjauan literatur secara sistematis. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, penelitian ini menelaah publikasi ilmiah nasional, regulasi pendidikan, serta dokumen terkait guna mengidentifikasi potensi risiko, menilai dampaknya terhadap tata kelola keuangan sekolah, dan memetakan strategi mitigasi yang digunakan di berbagai satuan pendidikan. Teknik analisis isi digunakan untuk mengelompokkan temuan dalam beberapa tema utama, seperti identifikasi risiko, evaluasi risiko berbasis prioritas, penguatan pengendalian internal, serta penerapan transparansi sebagai mekanisme kontrol. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan dana BOS rentan terhadap sejumlah risiko, termasuk ketidaktepatan perencanaan anggaran, kekeliruan pencatatan, potensi fraud, serta risiko eksternal seperti fluktuasi harga dan keterlambatan pencairan. Sekolah dengan pengawasan internal yang lemah dan kompetensi administrasi yang terbatas lebih sering mengalami penyimpangan dalam pelaksanaan maupun pelaporan. Penelitian ini menemukan bahwa strategi mitigasi yang efektif ditandai oleh identifikasi risiko yang komprehensif, analisis risiko berjenjang, tata kelola keuangan yang kuat, serta keterbukaan informasi kepada pemangku kepentingan. Dengan demikian, studi ini menegaskan bahwa integrasi manajemen risiko ke dalam pengelolaan dana BOS merupakan langkah penting untuk memperkuat akuntabilitas, mencegah penyimpangan, dan meningkatkan efektivitas penggunaan dana pendidikan.
Copyrights © 2025