Tujuan dilakukan penelitian untuk melihat pengaruh ekspor dan sektor pertambangan terhadap pertumbuhan PDB di Indonesia dengan pendekatan ekonometrika data runtut waktu/time-series. Studi ini menggunakan data sekunder triwulan untuk periode 2010:1-2024:4 yang bersumber dari badan pusat statistic (BPS), termasuk data ekspor, sektor pertambangan dan juga data pertumbuhan PDB. Penelitian memakai Autoregressive Distributed Lag (ARDL), menggunakan metode ARDL karena dapat mengidentifikasi hubungan jangka pendek dan jangka panjang antar variabel meskipun memiliki tingkat stasioner yang berbeda. Hasil dari penelitian membuktikan bahwa ekspor dan sektor pertambangan memiliki pengaruh signifikan terhadap PDB Indonesia dalam jangka pendek, di mana ekspor menunjukkan efek tertunda, ekspor pada periode sebelumnya memiliki efek positif dan signifikan terhadap PDB, sementara jdea dua periode menunjukkan efek negative yang signifikan. Sektor pertambangan juga terbukti mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap PDB pada jangka pendek. Akan tetapi pada jangka panjang, hasil estimsi menunjukkan bahwa baik ekspor maupun sektor pertambangan tidak pengaruh dan signifikan terhadap peningkatan PDB Indonesia. Kesimpulan dari penelitian ini mengkonfirmasi bahwa ekspor dan sektor pertambangan mempunyai peran penting untuk mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia dalam jangka pendek. Akan tetapi pada jangka panjang ekspor dan sektor pertambangan tidak mempengaruhi pertumbuhan PDB, di mana pertumbuhan ekonomi di Indonesia memerlukan strategi pengembangan yang lebih berkelanjutan dan penguatan struktur ekonomi domestik
Copyrights © 2025