Penelitian ini bertujuan menganalisis perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode Job Order Costing pada IKM Fajar Batik Ponoragan yang memproduksi batik tulis berdasarkan pesanan dengan motif dan tingkat kerumitan berbeda. Permasalahan utama penelitian ini adalah perhitungan biaya produksi yang selama ini belum mencerminkan biaya sebenarnya karena hanya memperhitungkan biaya bahan baku langsung dan biaya tenaga kerja langsung, sementara biaya overhead pabrik belum dimasukkan secara menyeluruh. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan sumber data primer berupa wawancara langsung dengan pemilik usaha serta data sekunder berupa dokumen pembelian bahan baku, upah tenaga kerja, dan catatan produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah seluruh komponen biaya produksi diperhitungkan secara lengkap, total biaya produksi per unit menjadi lebih tinggi dibandingkan perhitungan sebelumnya sehingga harga jual yang ditetapkan perusahaan belum mampu mencapai target laba yang diharapkan. Target laba sebesar Rp75.000 per unit tidak tercapai karena harga jual berada di bawah hasil perhitungan harga pokok produksi. Dengan demikian, penerapan metode Job Order Costing menghasilkan informasi biaya akurat sebagai dasar penetapan harga jual dan perencanaan laba.
Copyrights © 2025