Penelitian ini mengkaji keterkaitan antara manajemen risiko dan pandemi Covid-19 dalam konteks kebijakan pendidikan di Indonesia. Pandemi telah menimbulkan disrupsi besar terhadap sistem pendidikan, sehingga diperlukan kebijakan adaptif dan strategi manajemen risiko yang efektif. Menggunakan metode kajian literatur, penelitian ini menganalisis berbagai sumber sekunder seperti laporan pemerintah, penelitian terdahulu, dan publikasi internasional tentang kebijakan pendidikan selama pandemi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Riset dan Teknologi telah menerapkan kebijakan adaptif, antara lain pembelajaran jarak jauh, fleksibilitas kurikulum, dan revisi Surat Keputusan Bersama Empat Menteri. Namun, pelaksanaannya menghadapi tantangan berupa kesenjangan akses teknologi, kesiapan pendidik, dan disparitas wilayah. Dalam konteks ini, manajemen risiko berperan penting untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan ketidakpastian agar pendidikan tetap berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan manajemen risiko yang terencana dan komprehensif diperlukan untuk memperkuat ketahanan serta transformasi sistem pendidikan pascapandemi.
Copyrights © 2025