Transformasi digital telah mengubah secara mendasar cara pemerintah dalam mengelola risiko publik di berbagai sektor. Kehadiran Big Data dan Artificial Intelligence (AI) tidak hanya memperluas sumber informasi, tetapi juga membuka peluang baru untuk memperkuat efektivitas sistem manajemen risiko publik melalui analisis prediktif, deteksi pola, serta pengambilan keputusan yang lebih cerdas dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam integrasi Big Data dan AI dalam manajemen risiko publik, mengidentifikasi manfaat dan tantangan implementasinya, serta merumuskan rekomendasi kebijakan untuk memperkuat tata kelola data pada sektor publik Indonesia. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menelaah berbagai publikasi nasional dan internasional periode 2018–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Big Data dan AI mampu meningkatkan sistem peringatan dini, memperkuat transparansi proses pengambilan keputusan publik, serta mendukung penerapan kebijakan berbasis bukti. Namun demikian, implementasi teknologi ini masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan infrastruktur data, kesiapan regulasi, serta kompetensi digital aparatur pemerintah. Oleh karena itu, penguatan tata kelola digital, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci untuk mewujudkan manajemen risiko publik yang cerdas, adaptif, dan tangguh di Indonesia.
Copyrights © 2025