Perkembangan bisnis berbasis teknologi menuntut perusahaan untuk memiliki sistem pengelolaan kinerja yang mampu mendukung pengambilan keputusan strategis secara berkelanjutan. Tanpa sistem pengelolaan kinerja yang jelas, perusahaan akan mengalami kesulitan dalam menilai efektivitas kontribusi setiap fungsi organisasi, termasuk Teknologi Informasi. Perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dan menyediakan solusi digital bagi berbagai kebutuhan bisnis perlu memastikan bahwa pengelolaan kinerja internal berjalan secara optimal dan selaras dengan arah strategis organisasi. Dalam upaya meningkatkan daya saing, pengelolaan kinerja yang terstruktur menjadi faktor penting untuk mendukung pencapaian tujuan perusahaan. Salah satu tantangan yang sering dihadapi adalah belum tersedianya mekanisme yang mampu mengevaluasi kinerja Teknologi Informasi secara sistematis dan terintegrasi dengan strategi bisnis. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya suatu model pengelolaan kinerja yang mampu menghubungkan tujuan strategis perusahaan dengan indikator kinerja yang terukur. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada perancangan sistem pengelolaan kinerja Teknologi Informasi dengan menggunakan kerangka kerja Balanced Scorecard sebagai pendekatan evaluasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data primer melalui observasi dan diskusi bersama pihak terkait.
Copyrights © 2025