Pembentukan karakter siswa di jenjang sekolah dasar memiliki peran krusial di bidang pendidikan karena berpengaruh terhadap kualitas moral dan kepribadian peserta didik di masa mendatang. Dalam tahapan ini, wali kelas memainkan fungsi yang krusial, tidak hanya berperan sebagai orang yang mengajar, tetapi juga mencakup fungsi sebagai pembimbing, contoh yang baik, pendorong fasilitator, serta komunikator yang berinteraksi langsung dengan murid. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka dengan mengkaji dari berbagai penelitian yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025 yang membahas peran wali kelas dalam membentuk karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wali kelas berperan besar dalam menanamkan nilai-nilai etika seperti, kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, dan kepedulian dengan memberikan teladan yang baik serta menerapkan kebiasaan yang positif. Keberhasilan peran wali kelas didorong oleh kolaborasi antara sekolah dan orang tua, adanya fasilitas yang memadai, serta profesionalisme para guru. Meskipun demikian, masih terdapat hambatan seperti minimnya pengetahuan guru mengenai pendidikan karakter, rendahnya keterlibatan orang tua, serta dampak negatif dari lingkungan di luar sekolah. Oleh karena itu, kolaborasi yang baik antara guru, orang tua, dan masyarakat sekitar sangat krusial agar proses pembentukan karakter dapat berlangsung dengan baik dan terus menerus, sehingga mampu menghasilkan generasi yang berakhlak mulia dan memiliki kepribadian yang kuat.
Copyrights © 2025