Perkembangan teknologi jaringan mendorong pemanfaatan sistem Closed Circuit Television (CCTV) berbasis IP sebagai sarana pemantauan keamanan publik yang memerlukan akses jarak jauh yang aman dan berkualitas. Tantangan utama dalam penerapan sistem ini terletak pada pengaturan akses dari jaringan publik tanpa mengorbankan keamanan jaringan internal serta kualitas layanan video. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan menganalisis Quality of Service (QoS) pada mekanisme port forwarding berbasis Network Address Translation (NAT) guna mendukung akses 12 kamera CCTV IP di Desa Leran. Metode penelitian yang digunakan adalah Network Development Life Cycle (NDLC), yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, monitoring, dan evaluasi jaringan. Pengujian QoS dilakukan menggunakan aplikasi Wireshark dengan parameter throughput, delay, jitter, dan packet loss berdasarkan standar TIPHON pada tiga periode waktu, yaitu pagi, siang, dan malam hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konfigurasi port forwarding (NAT) pada router Mikrotik RB750Gr3 mampu menyediakan akses CCTV yang stabil dan aman dengan nilai QoS berada pada kategori baik hingga sangat baik. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa penerapan NAT dan evaluasi QoS secara sistematis dapat menjadi solusi efektif dalam mendukung sistem pemantauan CCTV berbasis IP di lingkungan desa.
Copyrights © 2026