Sistem CCTV yang ada tidak menggunakan Network Video Recorder (NVR), sehingga pemantauan harus dilakukan secara manual pada setiap kamera. RTSP diterapkan untuk menampilkan video secara langsung dari beberapa IP Camera secara bersamaan pada satu komputer. Metode Network Development Life Cycle (NDLC) digunakan dalam penelitian ini, yang meliputi tahap analisis, perancangan, simulasi, implementasi, pemantauan, dan manajemen. Sistem ini melibatkan dua belas IP Camera yang terhubung ke jaringan serat optik lokal. Pengujian Quality of Service (QoS) dilakukan menggunakan Wireshark dan skrip Lua berdasarkan parameter throughput, delay, jitter, dan packet loss, baik pada pagi hari maupun malam hari selama tiga hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh kamera dapat diakses dengan sukses melalui RTSP menggunakan VLC Media Player. Rata-rata delay sekitar 0,5 ms, packet loss di bawah 0,1%, dan throughput sekitar 20 Mbps. Berdasarkan standar ITU-T Y.1541, kinerja jaringan diklasifikasikan sangat baik. Oleh karena itu, RTSP dapat digunakan sebagai solusi yang efektif untuk pemantauan CCTV secara real-time tanpa menggunakan NVR.
Copyrights © 2026