Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana literasi keuangan, gaya hidup, dan pendapatan memengaruhi pengeluaran keuangan mahasiswa dengan perilaku pengelolaan keuangan dan kontrol diri sebagai variabel yang mediasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain yang bersifat kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup yang dibagikan kepada mahasiswa aktif yang mengatur keuangan mereka sendiri. Penentuan sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin dengan margin kesalahan sebesar 10%, sehingga diperoleh 60 responden yang diambil melalui teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan metode Model Persamaan Struktural–Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan software SmartPLS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kontrol diri, tetapi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan dan pengeluaran keuangan mahasiswa. Gaya hidup serta pendapatan juga tidak berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran keuangan mahasiswa. Sementara itu, pendapatan terbukti memiliki dampak positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Perilaku pengelolaan keuangan dan kontrol diri juga tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pengeluaran keuangan mahasiswa dan tidak mampu menjadi mediator antara variabel independen dan pengeluaran keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa pengeluaran keuangan mahasiswa dipengaruhi oleh faktor kompleks di luar literasi dan perilaku keuangan, seperti kebutuhan sehari-hari dan tekanan dari lingkungan sosial.
Copyrights © 2026