Studi ini menguraikan desain dan pemodelan jaringan kamera IP yang menggunakan teknologi Virtual Local Area Network (VLAN) untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan integrasi dalam sistem CCTV yang didirikan di Desa Leran oleh CV. Rozitech Multimedia Indonesia. Penelitian ini terutama membahas kendala jarak yang menghambat CCTV 11 dan CCTV 12 untuk terhubung melalui jalur konverter media saat ini, sehingga memerlukan implementasi Titik Distribusi Optik (ODP) dan Unit Jaringan Optik (ONU) sebagai rute alternatif untuk meminimalkan biaya dan durasi instalasi. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan jaringan kamera IP berbasis VLAN terintegrasi yang mendukung berbagai jalur fisik sambil mempertahankan segmen logis yang kohesif melalui konfigurasi subnet /23. Metodologi Siklus Hidup Pengembangan Jaringan (NDLC)—yang terdiri dari analisis, desain, simulasi, implementasi, pemantauan, dan optimasi—diimplementasikan untuk menjamin proses pengembangan yang sistematis dan terukur. Simulasi jaringan dilakukan dengan Cisco Packet Tracer 8.2.2 untuk menilai pengaturan VLAN, ketepatan topologi, interkonektivitas perangkat, dan stabilitas sistem secara keseluruhan. Temuan simulasi menunjukkan bahwa semua kamera IP berkomunikasi secara efektif di dalam VLAN yang sama, menampilkan latensi yang konsisten, tidak ada kehilangan paket, dan komunikasi tanpa gangguan antara perangkat yang terletak di jalur transmisi yang berbeda. Hasilnya menunjukkan bahwa segmentasi VLAN, jika dipadukan dengan teknik subnetting yang efektif, dapat meningkatkan kinerja jaringan dan mengurangi kompleksitas perutean. Penelitian ini menunjukkan bahwa desain yang diusulkan layak untuk penggunaan praktis dan memiliki potensi signifikan untuk kemajuan di masa depan, termasuk sistem pemantauan otomatis, integrasi penyimpanan cloud, dan penggabungan jaringan yang ditentukan perangkat lunak untuk peningkatan skalabilitas.
Copyrights © 2026