Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan media sosial dengan prokrastinasi akademik mahasiswa Tadris Matematika semester lima Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya intensitas penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa yang berpotensi memengaruhi perilaku belajar, khususnya kecenderungan menunda penyelesaian tugas akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Tadris Matematika semester lima, dengan sampel sebanyak 30 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling jenis purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner penggunaan media sosial dan prokrastinasi akademik yang disusun dalam bentuk skala Likert dan disebarkan secara daring melalui Google Form. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara penggunaan media sosial dengan prokrastinasi akademik mahasiswa. Hubungan yang diperoleh berada pada kategori sedang, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial, maka semakin tinggi kecenderungan mahasiswa melakukan prokrastinasi akademik. Temuan ini mengindikasikan pentingnya pengendalian penggunaan media sosial serta penguatan manajemen waktu dan pengaturan diri mahasiswa agar perilaku prokrastinasi akademik dapat diminimalkan.
Copyrights © 2026