Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pola Makan dan Aktifitas Fisik dengan Daya Tahan Jantung dan Paru anak usia 6 – 9 tahun di SD Yapis Merapi Fakfak. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Kuantitatif. Popolasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas I – IV SD Yapis Merapi Fakfak Kabupaten Fakfak. Sementara sampel yang digunakan berjumlah 30 siswa yang berusia 6 – 9 tahun pada saat pelaksanaan pengukuran TKJI. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran Daya Tahan Jantung dan Paru dilakukan dengan mengukur 1 item tes, yaitu lari 600 meter. Teknik pengumpulan Pola Makan dan Aktifitas Fisik terhadap Daya Tahan menggunakan metode tes dan kuisioner. Hasil penelitian mendapatkan data bawa tingkat Daya Jantung dan Paru pada siswa kelas I – IV SD Yapis Merapi Fakfak, Kabupaten Fakfak yaitu siswa kelas I – IV perlu meningkatkan Daya Tahan Jantung dan Paru karena berada dalam klasifikasi kurang. Hipotesis penelitian ini adalah H0 yang berbunyi tidak ada Hubungan Pola Makan dan Aktifitas Fisik dengan Daya Tahan Jantung dan Paru, ditolak karena nilai signifikan kurang 0,05 atau 0.055 < 0,05, sedangkan H1 diterima karena nilai signifikan lebih dari 0,05 atau 0.055 > 0,05 yang artinya ada pengaruh dari pola makan dan aktifitas fisik dengan daya tahan tubuh. Berdasarkan hasil penelitian uji korelasi product moment dengan SPSS yaitu 0,584 (X1) terhadap Y dan 0,453 (X2) terhadap Y dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang cukup kuat antara Pola Makan dan Aktifitas Fisik dengan Daya Tahan Jantung dan Paru siswa kelas I – IV SD Yapis Merapi Fakfak dengan nilai signifikasi 0,001 untuk (X1) dan 0,012 (X2).
Copyrights © 2024